Berita
Oleh M Anwar pada hari Jumat, 05 Okt 2018 - 11:03:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Gubernur BI: Jangan Lihat Kalau Rp 15 Ribu Per Dolar Sudah Kiamat

52perry-warjiyo.jpeg.jpeg
Perry Warjiyo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, perlemahan Rupiah terhadap Dolar AS bukan merupakan hal yang mengkhawatirkan, karena dialami juga mata uang negara-negara berkembang lainnya.

"Jangan kita lihat kalau (kurs rupiah) Rp 15 ribu sudah kiamat. Kita bandingkan dulu dengan semua negara yang mengalami tekanan depresiasi," ujar Perry di Jakarta, Rabu (3/10/2018) lalu.

Perry mengingatkan, fenomena perlemahan mata uang ini tidak hanya dialami oleh Indonesia, namun juga negara-negara berkembang lainnya.

Hal tersebut terlihat dari depresiasi mata uang yang terjadi di negara-negara seperti Turki, Brasil, Afrika Selatan, India dan Filipina yang memiliki kondisi perekonomian sama seperti Indonesia.

"Tingkat pelemahan rupiah sejak akhir Desember 2017 sampai sekarang 9,82 persen, bandingkan dengan Turki 37,7 persen, Brasil 17,6 persen, Afrika Selatan 13,8 persen dan India 12,4 persen," ujarnya.

Untuk itu, ia menegaskan perlemahan mata uang merupakan fenomena global yang terjadi karena respon pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS serta potensi terjadinya perang dagang.

Perry memastikan salah satu upaya jangka menengah panjang yang bisa dilakukan untuk menahan perlemahan rupiah adalah dengan memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan.

Perbaikan neraca transaksi berjalan yang mengalami defisit tidak terlalu krusial dalam keadaan ekonomi normal, namun menjadi mendesak dalam keadaan penuh gejolak.

"Ini yang membuat kita tidak bisa dibandingkan dengan Thailand, karena mereka mempunyai surplus neraca transaksi berjalan hingga 54 miliar dolar AS, sehingga mata uangnya relatif stabil," ujarnya.

Perry menyakini perbaikan defisit neraca transaksi berjalan ini dapat membuahkan hasil dan membantu menekan pergerakan rupiah terhadap dolar AS di 2019.(yn/ant)

tag: #bank-indonesia  #rupiah  #dolar  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 09 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui operating company PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil ...
Berita

Negara Dinilai Harus Hadir Lindungi Anak di Ruang Digital Lewat PP TUNAS

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pembatasan usia media sosial dalam Peraturan Pemerintah Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS dibahas di Fakultas Ilmu Sosial ...