Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Sabtu, 02 Mar 2019 - 06:55:36 WIB
Bagikan Berita ini :

BPN: Kasus Ratna Tak Terkait Prabowo

tscom_news_photo_1551484536.jpg
Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaen (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaen menilai kasus dugaan kabar bohong yang dilakukan Ratna Sarumpaet tidak terkait dengan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto maupun BPN.

Karena itu Ferdinand tidak terima kalau sidang kasus Ratna Sarumpaet dikatakan sebagai bukti buruknya kepemimpinan Capres 02, Prabowo Subianto.

"Kasus Ratna itu bukan menunjukkan Prabowo mudah percaya hoaks atau mudah dibohongi tetapi itu menunjukan Prabowo memiliki sensivitas yang tinggi terhadap rasa sosial kepada sesama manusia," kata Ferdinand kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Hal itu disampaikannya menanggapi pernyataan Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma"ruf, Raja Juli Antoni yang mengatakan kasus kebohongan Ratna Sarumpaet bukti buruknya kepemimpinan Prabowo Subianto.

Dia meminta semua pihak melihat kebenaran yang akan terungkap dalam proses hukum kasus Ratna tersebut sehingga TKN Jokowi-Ma"ruf tidak perlu membumbuinya dengan segala sesuatu yang tidak perlu.

Apalagi menurut dia sampai mengatakan bahwa Prabowo mudah percaya kebohongan, itu sama sekali tidak, justru menunjukkan sensifitas tinggi dari Prabowo terhadap rasa sosial kepada sesama manusia.

"Jadi kalau TKN bicara menuding 02 itu sebagai penyebar hoaks saya pikir mereka harus berkaca kembali ke dirinya sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet menjalani sidang dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (28/2).

Jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Ratna membuat keonaran dengan menyebarkan hoaks penganiayaan dan disebut sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak yang disebut akibat penganiayaan.

Menanggapi sidang Ratna tersebut, Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma"ruf, Raja Juli Antoni mengaku bersyukur kasus perkara dugaan kabar hoaks dengan tersangka Ratna Sarumpaet akhirnya disidangkan.

Dia menilai BPN Prabowo-Sandi mempergunakan segala cara untuk memenangkan kompetisi politik dengan keji dan kejam serta berambisi untuk mencitrakan Jokowi sebagai pemimpin diktator dan otoriter.

Dia menilai sidang Ratna itu memperlihatkan buruknya kepemimpinan Prabowo yang mudah mempercayai hoaks yang direkayasa Ratna.

Menurut dia, Prabowo tampil sebagai pemimpin yang emosional karena menelan informasi tanpa melakukan. (plt)

tag: #ratna-sarumpaet  #prabowo-subianto  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kemampuan Dosen

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dorong pengembangan kemampuan dosen untuk mewujudkan transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, dan memperkuat ...
Berita

Layani Nasabah pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama ...