Bisnis
Oleh pamudji pada hari Senin, 14 Okt 2019 - 11:40:32 WIB
Bagikan Berita ini :

Bubuhkan Tanda Tangan Digital, Jokowi Resmikan Tol Langit Palapa Ring

tscom_news_photo_1571028032.jpg
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan proyek infrastruktur telekomunikasi Palapa Ring di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/10/2019) (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--
Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian proyek infrastruktur jaringan telekomunikasi, Palapa Ring dengan menandatangani prasasti digital.

"Pemerintah berkomitmen menuntaskan Palapa Ring sebagai infrastruktur tol langit kita," kata Jokowi dalam sambutannya saat acara peresmian di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Menurut Presiden, pembangunan jaringan telekomunikasi itu diharapkan tidak hanya membangun sektor ekonomi tetapi juga memajukan sektor sosial, budaya, dan politik di seluruh Indonesia.

Dia menjelaskan ketersambungan komunikasi akan menyatukan Indonesia dari Sabang sampa Merauke serta Miangas ke Pulau Rote.

"Konektivitas ini harus bisa kita manfaatkan untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa untuk penguatan persatuan kita, persaudaraan diantara kita, untuk memperkuat pendidikan diantara kita dan memfasilitasi lalu lintas ilmu pengetahuan di seluruh pelosok nusantara," kata Presiden.

Untuk menguji Palapa Ring, dalam acara itu juga dilakukan konferensi video dengan sejumlah pemerintah daerah di Ba"a Rote Ndao, Sabang, Penajam Paser Utara, dan Merauke, serta Sorong.

Menurut keterangan dalam laman Kementerian Komunikasi dan Informatika, Palapa Ring adalah infrastruktur telekomunikasi jaringan serat optik di sepanjang wilayah Indonesia seluas 36.000 kilometer.

Pembangunan serat optik nasional menjangkau 440 kota/kabupaten. Proyek itu terdiri atas tujuh lingkar kecil serat optik di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi dan Maluku.

Proyek Palapa Ring akan mengintegrasikan jaringan yang telah terbangun dengan jaringan baru pada wilayah timur Indonesia.

Palapa Ring-Timur dibangun sejauh 4.450 KM yang terdiri atas sub marine cable sejauh 3.850 km dan land cable sepanjang 600 KM, dengan landing point sejumlah lima belas titik pada 21 kota/kabupaten. (plt)

tag: #proyek-infrastruktur  #teknologi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...