Bisnis
Oleh Rihad pada hari Kamis, 28 Mei 2020 - 20:36:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Lokasi Wisata Tak Bisa Buru-buru Buka, Lakukan Dulu Tahapan Berikut

tscom_news_photo_1590672970.jpg
Suasana Kota Tua Jakarta (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Industri pariwisata nyaris berhenti akibat pandemi virus corona (Covid-19). Indonesia kehilangan 4 juta wisman selama pandemi Covid-19 di Indonesia. "Kalau kita lihat biasanya per bulan itu wisatawan asing itu sekitar 1,3 juta hingga 1,4 juta orang datang ke Indonesia," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Kamis (28/9).

Oleh karena itu perlu persiapan yang matang untuk mengembalikan pertumbuhan sektor pariwisata. Meski begitu, pariwisata Indonesia masih belum akan langsung terbuka sepenuhnya. Pemerintah masih fokus dalam menjaring wisatawan lokal atau domestik. "Pada akhirnya nanti tentunya kita akan fokus ke wisatawan domestik dulu," terang Wishnutama.

Pemerintah mempersiapkan infrastruktur pariwisata. Antara lain bandara, pelabuhan, hingga ke infrastruktur desa wisata.

Tahap Pemulihan Pariwisata

Pemerintah tengah menyusun tahapan menuju kenormalan baru alias new normal di sektor pariwisata. Setiap daerah wisata yang akan kembali beroperasi harus memenuhi syarat dan melalui tahap tersebut. Tentu syaratnya tidak ada lagi penularan Covid -19.

Sebelum lokasi wisata dibuka, pembuatan standar prosedur operasi (SOP). SOP akan dibuat di berbagai bidang sektor pariwisata seperti hotel, restoran, hingga ekonomi kreatif yang juga mendukung pariwisata.

Setelah itu dilaksanakan simulasi untuk menerapkan SOP tersebut. Setelah simulasi itu sudah dilakukan segera dilanjutkan dengan sosialisasi terhadap SOP tersebut.

Barulah setelah sosialisasi, persiapan menuju kenormalan baru di sektor pariwisata memasuki uji coba. Seluruh tahapan tersebut akan diprioritaskan bagi daerah yang telah siap.

"Kalau saya sih hitung sederhana persiapan pelaksanaan tahapan itu kurang lebih 1 bulan sebelum lokasi wisata dibuka," kata Wishnutama. Saat ini koordinasi terus dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah.


tag: #kementerian-pariwisata  #wisata  #corona  #normal-baru  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...