Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 10 Jun 2015 - 15:36:51 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Berharap Kepala BIN Baru Tak Timbulkan Polemik

66Mahfudz-Siddik-01.jpg
Mahfudz Siddiq (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Terpilihnya sosok Letjen TNI (purn) Sutiyoso sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) jangan sampai menimbulkan polemik dan gesekan di masyarakat. Hal ini seperti disampaikan Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq di Jakarta, Rabu (10/6/2015).

Menurut Mahfudz, hal ini mengingat penunjukan Sutiyoso ini terkesan bagi-bagi kue, karena Partai yang dipimpin oleh mantan Pangdam Jaya itu merupakan salah satu pengusung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau menurut saya dia baik, punya pengalaman yang cukup di dunia militer, dan punya latar belakang intelijen," ujar Mahfudz Siddiq di gedung DPR RI.

Adapun, kemungkinan lolos atau tidaknya Sutiyoso sebagai Kepala BIN, Mahfudz tidak bisa menjamin. Menurutnya, semua itu tergantung pada pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan.

Jika yang bersangkutan memiliki visi dan misi yang bagus tentang BIN serta mampu menjawab pertanyaan anggota dengan baik, maka besar kemungkinan untuk lolos. (mnx)

tag: #DPR RI  #Senayan  #Mahfudz Siddiq  #BIN  #Kepala BIN  #Sutiyoso  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...