Oleh Bachtiar pada hari Senin, 14 Mar 2022 - 17:02:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Dianggap Tumbuhkan Iklim Industri Syariah, Mukhtarudin Dukung Airlangga Hartarto Kembangkan UMKM di Ponpes

tscom_news_photo_1647252130.jpg
Mukhtarudin Anggota komisi VII DPR RI dari fraksi partai Golkar (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin mendukung langkah Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang ingin mengembangkan usaha kecil dan menengah (UMKM) di pondok pesantren.

"Ya tentu kita dukung, karena kebijakan ini guna untuk mengembangkan pertumbuhan iklim kawasan industri berbasis syariah di Indonesia," tutur Mukhtarudin, Senin, (14/3/2022).

Politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah ini memaparkan bahwa Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia.

Berdasarkan data Global Islamic Economy, Indonesia menempati peringkat kelima pada tahun 2019-2020 dalam kekuatan ekonomi syariah dari 73 negara dunia.

"Di sisi lain, perekonomian Indonesia juga didominasi oleh pelaku usaha kecil dan mikro (UMKM) yang tentu memiliki kontribusi besar ekonomi kita," imbuh Mukhtarudin.

Mukhtarudin menilai, sertifikasi halal gratis bagi UMKM merupakan langkah yang tepat untuk bisa terus mendukung UMKM Indonesia, bukan hanya eksis di dalam negeri namun juga secara global.

“Saya berharap Indonesia akan makin maju bangkit kembali ekonominya, terutama didukung dan didorong oleh UMKM untuk memproduksi produk-produk halal di Indonesia," pungkas Mukhtarudin.

Diketahui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan komitmen pemerintah memajukan usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) di pondok pesantren.

Terlebih, lanjut Airlangga, pemerintah telah menaikkan anggaran UMKM dari Rp 1.200 triliun menjadi Rp 1.800 triliun di 2024.

"Jadi, itu menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendorong UMKM, termasuk kegiatan-kegiatan ekonomi santri," kata Airlangga saat menghadiri Forum Silaturahmi Ulama di Makassar Sulawesi Selatan, Sabtu (12/3/2022).

Airlangga menyampaikan, pemerintah mendorong sejumlah kegiatan ekonomi keumatan, salah satunya ekonomi syariah. Penggabungan bank-bank syariah diharapkan dapat mendorong ekonomi UMKM, termasuk di pondok pesantren.

"Pemerintah tengah menggabungkan bank-bank BUMN yang berbasis syariah menjadi BSI (Bank Syariah Indonesia). Nah, ini menjadi salah satu engine ekonomi umat yang besar dan tentu diharapkan dapat mendorong ekonomi UKM dan ekonomi keumatan," ujarnya.

Selain itu, Airlangga mengatakan pemerintah mendorong pengembangan UMKM melalui pemberian sertifikasi halal gratis.

Airlangga memastikan program ini turut melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan organisasi kemasyarakatan (ormas).

"Pemerintah hadir untuk memberikan biaya sertifikasi halal dan seluruhnya melibatkan MUI. Dan tentu sebagai penyedia halal dibuka ormas-ormas untuk melakukan pendampingan, namun sidangnya tetap ada di MUI," pungkas Airlangga Hartarto.

tag: #pesantren  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Lainnya
Berita

Dana BOTI Dipangkas, Warga Kota Pademangan Minta Anies Baswedan Kembali Pimpin Jakarta

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jul 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Semangat Warga Kota Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara untuk mengembalikan program-program Anies Baswedan sangat kuat. Setelah banyaknya keluhan warga yang mengalami ...
Berita

Survei Pilkada Jepara, Simulasi Pasangan Dian-Jadug Berpeluang Menang Besar

JEPARA (TEROPONGSENAYAN) --Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menggelar survei sejak 10 - 20 Juli untuk mengukur preferensi masyarakat terhadap tingkat elektabilitas para bakal calon pada Pilkada ...