Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Rabu, 28 Jan 2015 - 11:01:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Hore, Sudirman Said Setuju Freeport Prioritaskan Papua

10KomisiVII-Freeport1-Indra.jpg
Komisi VII DPR Saat Rapat dengan Direksi Freeport (Sumber foto : Indra Kesuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Menteri ESDM Sudirman Said akhirnya setuju PT Freeport Indonesia membangunan smelter di Papua. Tak hanya itu, perusahaan asal Amerika itu juga wajib memprioritaskan masyarakat dan pemerintah Papua.

Kesepakatan ituy tercapai setelah Menteri Sudirman rapat kerja dengan Komisi VII DPR yang panas dan hujan pertanyaan yang menyoal materi renegosiasi Kontrak Karya Freeport. Sudirman tak ada kata lain memenuhi tuntutan anggota DPR.

"Gimana pak menteri kalau ini kita ambil keputusan. Setuju atau tidak," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Yudha dalam memimpin rapat kerja dan dihadiri pula oleh 25 anggota Komisi VII lainnya dari sepuluh fraksi.

"Setuju pak ketua," ujar Sudirman Said yang didamping oleh jajarannya dari BPH Migas dan SKK Migas, di gedung Nusantara I DPR, Jakarta, (27/1/2015).

Selain soal Freeport, Komisi VII DPR meminta Menteri ESDM menyampaikan program detailnya tentang peningkatkan cadangan BBM jangka pendek dari 21 hari menjadi 30 hari dari jangka waktu 5 tahun menjadi 60 hari, termasuk grand desain dan roadmap pembangunan kilang baru.

"Ini sangat penting pak menteri, rakyat butuh kepastian. Kalau pak menteri kerja sungguh-sungguh," tandas Satya Yudha.

Satya menegaskan kepada Sudirman Said untuk segera renegosiasi kontrak karya mengingat perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) sudah terlampaui.

"Kami minta menteri ESDM menuntaskan berbagai permasalah yang menjadi kendala dalam FTP tahap I dan II 10.000 MW, dan juga grand desain pembangunan listrik 35.000 MW," tutupnya.(ris)

tag: #Komisi VII  #Freeport  #Smelter  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat: Dirjen Bea Cukai Harus Diganti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 16 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Desakan perombakan di Ditjen Bea Cukai mengemuka dari para pengamat menyusul Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap oknum Bea Cukai di Jakarta dan Lampung dan barang bukti ...
Berita

LBH Ansor Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) –Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengecam keras peristiwa kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak ...