Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 29 Jan 2015 - 17:11:51 WIB
Bagikan Berita ini :

Kok Bisa? Data Harga Minyak Mentah Menteri ESDM Tidak Update

71DataMinyakMentah-Sahlan.JPG
Data Harga Minyak Mentah (Sumber foto : Sahlan Ake/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Memprihatinkan bro. Rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Menteri ESDM Sudirman Said memaparkan data harga minyak mentah yang tidak update alias kedaluwarsa. Kok bisa ya?

Akibatnya, Sudirman yang baru tiga bulan menduduki kursi menteri kembali dicecar pertanyaan tajam dari sejumlah anggota Komisi VII. Politisi Hanura Inas Nasrullah mempertayakan data-data yang dipaparkan oleh menteri ESDM didepan anggota komisi VII DPR.

"Ini data dari mana, masa harga minyak mentah dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) posisi current (yang terjadi saat ini-red) 55 USD/barel, padahal pada hari ini di bawah WTI ada diposisi 50 USD/barel," kata Inas saat rapat, Kamis (29/1/2015) di Jakarta.

Keheranan juga diungkapkan oleh Airlangga Hartarto. Politisi Partai Golkar ini juga mempertayakan hal yang sama. Seperti Inas, Airlangga mengungkapkan sejak dari kemarin acuan dan data harga minyak mentah yang diberikan oleh Menteri Sudirman tidak update.

"Ini kenapa data-data yang ditampilkan ini tidak update, saya minta dengan harga-harga ICP ini jangan berandai-andai," kata Airlangga. Dia mengingatkan bahwa data harga minyak mentah harus tepat dan terbaru agar penyusunan APBN-P 2015 tidak melenceng.(ris)

tag: #Sudirman Sahid  #minyak mentah  #Airlangga  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...