Opini
Oleh Bani Saksono pada hari Jumat, 06 Feb 2015 - 16:56:48 WIB
Bagikan Berita ini :

Awasi Pembahasan Dana UMN Rp 78 T di Banggar

27Nusantara II-eko.jpg
Gedung Nusantara II DPR tempat Ruang Banggar berada. (Sumber foto : Agus Eko Cahyono/TeropongSenayan)
Teropong Juga:

Awasi Pembahasan Dana PMN Rp 78 T di Banggar

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Masyarakat diimbau mengawasi rapat-rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI yang konon ngotot mengambil alih pembahasan dan penetapkan penggunaan uang rakyat Rp 78 triliun yang dialokasikan ke BUMN melalui skema Penyertaan Modal Negara (PNM) dari Komisi VI DPR.

Hal itu diungkapkan fungsionaris Partai Nasdem Kisman Latumakulita dalam rilis yang diterima TeropongSenayan, Jumat (6/2/2015). Kisman menduga, Banggar telah mengambil alih pembahasan dan penetapan PMN ke BUMN ini dari Komisi VI DPR.

Padahal Pasal 98 ayat 2 huruf a, b dan c Undang Undang MD3 menyatakan "pembicaraan pendahuluan, penyusunan RAPBN, penyempurnaan RAPBN, dan menetapkan alokasi anggaran untuk kementerian menjadi tugas Komisi DPR dan mitra kerjanya. Banggar hanya melakukan singkronisasi atas pembicaraan pendahuluan, penyusunan dan penetapan RAPBN yang dibuat Komisi DPR bersama mitra kerjanya.

"Jika Banggar tetap ngotot ambil alih pembahasan dana Rp 78 triliun ke BUMN ini dari Komisi VI, maka publik patut curiga Banggar punya rencana busuk. Sebagai contoh, PT PLN yang di Komisi VI tidak dimasukkan dalam daftar BUMN penerima PMN, diam-diam oleh Banggar dimasukan untuk terima alokasi Rp 5 triliun, "ujar Kisman mengingatkan.

Dari APBN-P 2015, dialokasikan dana Rp 78 triliun untuk BUMN. Dari jumlah tersebut Rp 48 triliun berbentuk PMN di BUMN, dan Rp 30 triliun untuk pembangunan infrastruktur yang ditangani BUMN. (b)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #Banggar RAPBN-P 2015  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Mimpi Indonesia Emas di Bawah Atap Sekolah Reot & Bocor

Oleh Didi Irawadi Syamsuddin, S.H.,LL. M
pada hari Selasa, 11 Agu 2026
Indonesia sedang menaruh harapan besar pada tahun 2045. Kita menyebutnya Indonesia Emas: sebuah negeri maju, ditopang generasi unggul, ekonomi yang kuat, teknologi modern, dan sumber daya manusia ...
Opini

Jajak Pendapat Marquette Tunjukkan Skeptisisme Publik AS Terhadap Konflik Iran dan Dukungan ke Israel

Sebuah jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh Fakultas Hukum Marquette mengindikasikan adanya skeptisisme signifikan di kalangan publik Amerika Serikat terkait konflik dengan Iran dan kebijakan ...