Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 31 Jul 2018 - 16:25:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Survei LSI: Publik Yakin Polri Bisa Menumpas Teroris

94Densus_88.jpg.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkapkan, saat ini publik semakin khawatir dengan aksi terorisme. Publik berharap munculnya civil society yang punya kekuatan untuk tanggulangi isu terorisme dalam hal ini adalah kepolisian.

Peneliti LSI, Ardian Sopa menyatakan mayoritas publik mendukung undang-undang (UU) yang lebih memudahkan aparat menanggulangi terorisme.

"Yang menyatakan setuju adanya UU antiterorisme yang lebih memudahkan aparat hukum dalam menanggulangi terorisme mencapai angka mayoritas, 79.3%. Yang menyatakan tidak setuju hanya 3.6%, dan sisanya menyatakan tidak tahu/tidak jawab," kata Ardian dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/7/2018).

Menurutnya, mayoritas publik juga setuju dengan prinsip-prinsip dasar UU antiterorisme."Yang menyatakan setuju dengan prinsip “Definisi terorisme harus punya motif politik, ideologi, atau international untuk membedakannya dengan kriminal biasa” sebanyak 63%. Yang setuju dengan prinsip “aparat hukum boleh menyadap terduga pelaku terorisme jika mempunyai dua alat bukti yang cukup dan kemudian dimintakan persetujuan pengadilan” sebanyak 72.5%," ungkap Ardian.

Survei LSI juga menemukan bahwa mayoritas publik juga mendukung anggaran yang cukup untuk penanggulangan terorisme.

"Sebanyak 51.3% publik setuju kenaikan anggaran bagi aparat hukum dengan tujuan pemberantasan terorisme. Yang menyatakan tidak setuju di angka 24.2%, dan sisanya 24.5% menyatakan tidak tahu/tidak jawab," jelas Ardian.

LSI pun mengungkapkan ada 3 lembaga pemerintah yang dipercayai publik yaitu, TNI, KPK, dan Polisi. TNI di angka 90.4%, KPK di angka 89.0%, dan Polisi 87.8%.

"Dengan legitimasi sekuat itu, polri dipercaya publik mampu menumpas terorisme hingga ke akarnya, akar sosial, ekonomi dan ideologisnya," ucapnya.(yn)

tag: #terorisme  #polri  #densus-88  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hardjuno Wiwoho: Jangan Pertaruhkan Kedaulatan Negara demi Kepentingan Sesaat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 30 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, mengingatkan pemerintah agar tidak mempertaruhkan kedaulatan negara demi kepentingan sesaat, khususnya melalui kebijakan ...
Berita

AO PNM Mekaar Tekadkan Cita-Cita Mulia Sejak Usia Belia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setiap pukul tiga dini hari, ketika sebagian besar anak seusianya masih terlelap, Jeni Adilasari sudah terbiasa terjaga. Di sebuah rumah sederhana di Bojonegoro, sejak ...