Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Jumat, 01 Feb 2019 - 16:19:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Darmin: Peluang Rupiah Terus Menguat Cukup Besar

tscom_news_photo_1549012750.jpg
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan rupiah masih berpeluang untuk menguat pada awal 2019 ini.

Ya, Darmin menyatakan masih ada ruang untuk terjadinya penguatan mata uang, meski rupiah saat ini sudah menembus level Rp13.900 per dolar AS.

"Ini belum mencapai fundamentalnya, karena masih ada ruang," kata Darmin saat ditemui di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Darmin juga mengatakan pergerakan rupiah tergantung dengan kondisi perekonomian global, terutama potensi normalisasi kebijakan moneter di AS atau potensi terjadinya perang dagang.

Sementara itu, Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan pergerakan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh membaiknya data inflasi pada Januari 2019.

Nah, inflasi yang cukup rendah tersebut, lanjutnya, memungkinkan untuk menjaga fundamental rupiah tetap kuat dalam jangka menengah.

Dari sisi eksternal, dolar AS diperkirakan masih melemah terhadap beberapa mata uang utama dunia yang dipicu oleh pernyataan Gubernur Bank Sentral AS (The Fed) Jerome Powell yang menunda menaikkan suku bunga. (ahm)

tag: #rupiah  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 01 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...