Opini
Oleh Ryan Rehalat (Sekjen Himpunan Pemuda Pertambangan Indonesia) pada hari Senin, 25 Mei 2015 - 14:03:17 WIB
Bagikan Berita ini :

Periksa dan Tangkap Daniel S Purba, VP ISC Pertamina

74DemoHIPPI.jpg
Demo HPPI di depan gedung Pertamina (Sumber foto : M Sayyidi/TeropongSenayan)

Daniel Purba adalah mantan Vice President Petral (PT. Pertamina Energy Trading Ltd), perusahaan yang dikendalikan oleh para mafia migas di negeri ini ketika Direktur Utama Pertamina dijabat oleh Ari Sumarno, kakak kandung Rini Suwandi yang saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN.

Ketika Ari Sumarno menjabat sebagai Managing Director Petral di Singapore dari 2003 sampai Agustus 2004 yang silam, Daniel Purba pun juga menjabat sebagai wakilnya.
Daniel Purba ini pernah juga menjabat sebagai Vice President Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina dari tahun 2008 sampai dengan 2009 yang silam. ISC ini dibentuk untuk mengambil alih fungsi Direktorat Pengolahan dan Pemasaran dalam hal impor mengimpor bahan bakar minyak ke negara kita.

Semua instruksi dan perintah tentang impor minyak, termasuk didalamnya terkait soal harga, jumlah volume, serta schedule pengiriman, semuanya dibawah kendali ISC Pertamina. Hari ini Daniel Purba kembali menjadi Vice President Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina.

Hal yang sangat tidak logis dan masuk di akal ketika mafia minyak kembali masuk dalam struktur pertamina.
Kasus indikasi korupsi pengadaan LPG maret 2015 oleh ISC menjadi salah satu kasus besar yang terjadi saat ini.
Pertamina yang mengundang tender LPG (Butane dan Propane) untuk loading april 2015 malah memenangkan salah satu perusahaan sebagai pemenang tender tanpa melewati procedural dan TOR lelang yang di keluarkan pertamina sendiri. Selisih harga yang didapat sangat berpotensi merugikan pertamina sebagai BUMN milyaran rupiah.
Untuk itu kami menunutut dan menggugat:

1. Periksa dan Tangkap Daniel S Purba VP ISC Pertamina atas kasus pengadaan LPG (Butane dan Propane) untuk loading april 2015.
2. Usut tuntas indikasi kerugian PT Pertamina dalam proyek LPG Tahun 2015 dan memeriksa semua pejabat di PT Pertamina yang tersangkut kasus tersebut.
3. Meminta Mabes Polri dan KPK untuk segera melakukan penyidikan dan penyelidikan atas kasus tersebut.
4. Bersihkan PT Pertamina dari Mafia Migas.(*)

TeropongRakyat adalah media warga. Setiap opini/berita di TeropongRakyat menjadi tanggung jawab Penulis.

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #daniel purba  #petral  #pertamina  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Antara Kritik dan Tuduhan: Ketika Label “Anti-Semit” Menjadi Senjata Membungkam

Oleh Ariady Achmad Founder teropongsenayan.com
pada hari Minggu, 29 Mar 2026
Di tengah hiruk-pikuk konflik global yang kian memanas, satu istilah kembali mengemuka—bukan sebagai jembatan dialog, melainkan sebagai palu pemukul: anti-Semit. Istilah ini merujuk pada ...
Opini

Garis Merah di Selat Hormuz: Antara Diplomasi Transaksional dan Risiko Katastrofe Nuklir.

Pendahuluan Dunia saat ini sedang menyaksikan pergeseran tektonik dalam tatanan internasional. Konflik terbuka antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran bukan lagi sekadar perebutan pengaruh ...