Jakarta
Oleh Diyah Kusumawardhani pada hari Sabtu, 06 Jun 2015 - 20:30:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Jelang Ramadhan, Waspadai Peredaran Makanan Berbahaya

81BPOM-Hati-hati-Menu-Takjil-Berformalin.jpg
Ilustrasi Makanan Berbahaya (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Warga Jakarta dihimbau untuk mewaspadai peredaran makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya pada saat bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Demikian menurut Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta Dewi Prawitasari.

Dewi mengatakan, sebenarnya beragam makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya mudah untuk dikenali dengan kasat mata.

"Yang paling mudah adalah dari segi warna. Jangan membeli bahan makanan yang warnanya mencolok dan jika dipegang warnanya membekas di telapak tangan," jelas Dewi, Sabtu (6/6/2015).

Dewi juga membagi trik untuk mengenali bahan makanan yang mengandung boraks atau formalin adalah dengan melihat apakah ada lalat yang menempel atau tidak.

"Baik makanan mentah atau matang, kalau masih ada lalat yang mennempel berarti bebas dari boraks atau formalin," ujar Dewi.

Sedangkan untuk bahan kerupuk atau sirup hanya dapat diketahui setelah dikonsumsi, yaitu jika diminum atau dimakan terasa agak pahit serta membuat haus.

Dewi juga akan melakukan sidak penjualan makanan dan minuman saat Ramadhan nanti, dengan melakukan razia di pasar-pasar ibu kota.

“Sidak ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat muslim yang beribadah puasa," ujarnya. (mnx)

tag: #Jakarta  #Ramadhan  #BPOM  #Makanan Berbahaya  #sidak pasar  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...