Oleh Denny JA pada hari Jumat, 28 Mar 2025 - 16:13:25 WIB
Bagikan Berita ini :

KETIKA KUPUTARI KA’BAH

tscom_news_photo_1743153205.jpeg
(Sumber foto : )

(Di tahun 2024, sebanyak 18,5 juta manusia melaksanakan ibadah Umroh. Tapi, berapa yang benar-benar menemukan yang dirindukan?)

Setiap aku melangkah menuju Ka’bah,
aku tak sekadar berjalan—
aku menyelam ke kedalaman jiwaku.
Jejak dunia kutinggalkan di belakang,
langkahku menuju cahaya yang tak tersentuh mata,
tapi terasa bergetar di dada.

Ketika kukitari Ka’bah,
aku tak hanya thawaf di bumi,
aku mengitari pusaran kesadaranku.
Mengelilingi pusat kerinduan,
tempat waktu tak lagi bergerak,
dan aku, yang terpecah oleh luka,
melebur menjadi debu di antara semesta.

“Di sini, di titik nol kehidupan,
aku menemukan paradoks tak terjawab:
semakin aku hancur,
semakin aku sempurna.

Aku larut dalam samudra doa,
tetapi dalam tiap tetes, aku lebih nyata.
Semakin aku menelusuri diriku,
semakin aku menjumpai-Mu.”

Lorong-lorong Mekkah kulewati,
jejak Hajar kutapaki di antara Shafa dan Marwah.
Namun, aku juga menelusuri memar batinku,
sayatan luka yang tak pernah terlihat mata manusia.

Di setiap langkah,
aku melangkah di lorong ingatan,
mendekati rahasia terdalam
yang hanya Kau tahu, Ya Rabbi.

Hari demi hari,
aku semakin tercerabut dari dunia.
Semakin aku terlepas dari diriku:
dari gelar, dari pujian yang fana.
Yang tersisa hanya aku,
dan Engkau.

Baju ihram ini,
putih bersih,
bukan sekadar kain,
tetapi penghapus ego dan identitas.
Semua sama, setara,
hanya debu di hadapan-Mu.

Aku berdiri di tengah lautan manusia,
bukan sebagai siapa-siapa,
hanya setitik buih
yang menari dalam arus-Mu.

Jutaan tubuh berputar,
mengikuti pusaran semesta.
Mereka adalah gelombang putih,
seperti planet-planet yang mengitari poros cahaya.

Namun hatiku lebih gemuruh:
menangis, merintih,
memohon dibasuh,
disucikan kembali.

Aku terus melangkah,
memutari Ka’bah,
sambil memutari takdirku sendiri.

Semakin lama aku berputar,
semakin aku sadar:
Titik akhir perjalanan ini
bukan di tanah,
tetapi di genggaman-Mu.

Dan dalam sujud terakhir,
di keheningan yang tak bersuara,
aku mendengar gema yang tak terucap:

“Iman bukan sekadar kata,
tetapi denyut halus di antara jeda,
ketika jiwa menyentuh Tuhan tanpa bicara.”

Mekkah, 27 Maret 2025

CATATAN:
(1) Umrah tahun 2024 mencatat rekor tertinggi dalam sejarah. Umrah tahun 2025 diperkirakan aakanmelampauinya.

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Lainnya
Opini

Jokowi dan Prabowo: Perebutan Kendali di Panggung Kekuasaan

Oleh Goldy Arsyi | Junior Journalist.
pada hari Jumat, 28 Mar 2025
Jakarta, 28 Maret 2025- Politikus senior PDIP, Beathor Suryadi, mengemukakan analisis tajam terkait dinamika kekuasaan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, sosok yang paling ...
Opini

Germo Politik

Kang Dedy Mulyadi, sang gubernur Jawa Barat yang lebih sering tampil bak budayawan dengan semangatnya kembali ke alam, kembali membuat gaduh dengan ceramahnya. Kali ini, bukan soal mitologi Sunda ...