Jakarta, 28 Maret 2025-Politikus senior PDIP, Beathor Suryadi, mengemukakan analisis tajam terkait dinamika kekuasaan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, sosok yang paling berpotensi mengguncang stabilitas Prabowo, bahkan menurunkannya dari kursi presiden, adalah Joko Widodo.
Jokowi dan Jaringan Kekuasaannya
Meskipun tidak lagi menjabat sebagai presiden, Jokowi masih memiliki pengaruh politik yang kuat. Ia tetap didukung oleh jutaan loyalis, memiliki akses terhadap dana besar, serta dekat dengan oligarki dan elite politik nasional. Jaringan ini diperkuat dengan hubungan eratnya dengan pimpinan partai politik, termasuk yang tergabung dalam koalisi Prabowo, serta kedekatannya dengan pimpinan TNI-Polri.
Keberadaan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden juga menambah dimensi baru dalam dinamika kekuasaan. Gibran, sebagai putra Jokowi, dianggap sebagai perpanjangan tangan politik sang ayah di Istana. Dengan kombinasi faktor ini, Prabowo dinilai harus tetap menjaga hubungan baik dengan Jokowi agar dapat menjalankan pemerintahan dengan stabil hingga 2029.
Dinamika Ekonomi dan Pertemuan Intensif
Situasi ekonomi yang semakin menantang membuat pertemuan antara Prabowo dan Jokowi semakin sering terjadi. Selain membahas kebijakan nasional, pertemuan-pertemuan ini diduga juga berkaitan dengan akses terhadap sumber daya keuangan yang masih dikendalikan oleh mantan presiden tersebut.
Namun, apakah Jokowi benar-benar masih menjadi kingmaker yang dapat menentukan arah pemerintahan? Ataukah Prabowo akan menemukan cara untuk memperkuat posisinya tanpa berada dalam bayang-bayang Jokowi?
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Istana terkait pernyataan Beathor Suryadi. Namun, perkembangan politik ke depan akan semakin menarik untuk disimak, terutama terkait bagaimana hubungan Jokowi dan Prabowo dalam menjaga keseimbangan kekuasaandiIndonesia.
Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.
tag: #