Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 08 Jul 2015 - 15:24:07 WIB
Bagikan Berita ini :

Salah Tulis Kepanjangan BIN, Pemerintah Selalu Menganggap Sepele

32Desmond1-tscom.jpg
Desmond J Mahesa (Sumber foto : Indra Kusuma/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) mengakui telah keliru dalam menulis kepanjangan BIN, yang seharusnya Badan Intelijen Negara menjadi Badan Intelijen Nasional. Sontak kejadian tersebut disayangkan berbagai kalangan termasuk anggota DPR.

Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Desmond J Mahesa mengaku tak habis dengan ulah pemerintah yang kerap keliru, termasuk kesalahan menulis kepanjangan BIN.

"Mungkin ke depan mau diubah, negara jadi nasionalisme. Logika berpikirnya apa, ini badan intelijen negara bin atau nasional. Apa itu salah ketikdakhati-hatian atau disengaja," ujar Desmond di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Dalam hal ini, anggota Komisi III DPR itu meminta pemerintah bersikap hati-hati dalam setiap hal.

"Hal-hal sederhana saja salah ketik. pemerintah ini serius atau becanda-becanda saja," ketus dia.

Kejadian tersebut, kata Desmond, sebagai bukti bahwa pemerintah tidak instrospeksi diri dan lebih menganggap sepele karena bisa saja beralasan hal itu tidak melanggar undang-undang.(yn)

tag: #kemsetneg  #bin  #kepala bin  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Eksklusif: 14 Poin Draf MoU Iran-AS Bocor, Babak Baru Geopolitik Timur Tengah?

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Sabtu, 13 Jun 2026
TEHERAN, TEROPONGSENAYAN.COM– Sebuah babak baru dalam konfrontasi panjang antara Iran dan Amerika Serikat tampaknya mulai menemui titik terang. Sebuah sumber yang dekat dengan tim negosiasi ...
Berita

Ketua Komisi XII DPR Akan Cek Pasokan Listrik PLN Untuk Data Center

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Komisi XII DPR, Bambang Patijaya, mengaku akan mengecek dan mendalami soal regulasi terkait kapasitas listrik dan air yang dipakai data center di Indonesia. Bambang ...