Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Jumat, 21 Agu 2015 - 19:40:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Relokasi Warga Kampung Pulo Rusuh, Ketum FPB Tuntut Ahok Bertanggung Jawab

53AHOK_DATANGI_BARESKRIM_4.jpg
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum Forum Pemuda Betawi (FPB) Rachmat HS menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk bertanggung jawab atas kerusuhan yang terjadi di Kampung Pulo, Jakarta Timur.

Menurut Rachmat, kerusuhan itu terjadi karena Ahok melakukan kebijakan yang membuat warga melakukan perlawanan.

"Warga Kampung Pulo hanya mempertahankan hak hidup, mempertahankan apa yang mereka miliki sudah puluhan tahun," ujar Rachmat kepada TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (21/8/2015).

Rachmat menegaskan, bagi Warga Kampung Pulo, rumah, harta dan anak-anak adalah milik yang harus dipertahankan. Ketika mereka terancam akan digusur dengan ganti rugi yang mereka anggap kecil, tentu sangat tidak manusiawi mereka melakukan perlawanan.

Dia menilai, cara-cara yang dilakukan oleh Ahok lebih buruk dari cara yang dilakukan aparat pada era Orde Baru. Rachmat mengakui bahwa proses negosiasi ganti rugi sudah berlangsung lama. Tetapi, kalau pada akhirnya warga tetap menolak dan berujung dengan kerusuhan berarti Ahok sebagai pemimpin gagal melakukan pendekatan.

"Jadi karena gagal melakukan pendekatan akhirnya Ahok memakai aparat untuk menggusur dan melakukan kekerasan. Sudah bukan zamannya lagi pemimpin tampil seperti ini," paparnya.

Rachmat yang merupakan putra Betawi mengaku sedih kampung halamannya dibuat rusuh dan rusak oleh Ahok yang merupakan pendatang. Apalagi, lanjutnya, mereka yang digusur telah menempati rumah dan lahan itu jauh sebelum Ahok datang ke Jakarta.(yn)

tag: #warga kampung pulo  #kampung pulo  #ahok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat: Dirjen Bea Cukai Harus Diganti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 16 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Desakan perombakan di Ditjen Bea Cukai mengemuka dari para pengamat menyusul Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap oknum Bea Cukai di Jakarta dan Lampung dan barang bukti ...
Berita

LBH Ansor Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) –Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengecam keras peristiwa kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak ...