Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Rabu, 26 Agu 2015 - 19:29:36 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok Ingin Kembalikan Kampung Pulo Seperti Saat Zaman Belanda

76kampuuuung_pulo.jpg
Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur Nampak Atas (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kambali berencana membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) setinggi 16-18 lantai di tengah Kampung Pulo, Jakarta Timur.

Selain rusun, di sekitar area Kampung Pulo nantinya juga akan dibuatkan wisata air sepanjang aliran Kali Ciliwung.

"‎Kampung Pulo saya mau tinggiin. Saya mau bikin tempat wisata. Nanti saya bikinin rusun 16 atau 18 lantai, ada hutan dan wisata air Ciliwung yang bersih dan dibawahnya bisa buat jualan juga," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Dikatakan Ahok, hal itu dilakukan untuk mengembalikan Kampung Pulo yang bersih seperti saat zaman penjajahan Belanda.

Termasuk rencana membangun wisata air di kawasan tersebut. Sehingga dengan begitu akan sesuai dengan nama dari Kampung Pulo yang diartikan kampung di tengah pulau.

"Jadi Kampung Pulo itu kampung di tengah pulau. Di tengah itu baru asli Kampung Pulo, dari zaman Belanda ada," jelas Ahok.

Lebih jauh Ahok menjelaskan, setelah rusunawa tersebut rampung dibangun, warga Kampung Pulo bisa menempatinya dengan cukup membayar sewa Rp 300 ribu per bulan atau Rp 10 ribu per hari.

"Kita bikin deh apartemen di tengah. Mereka tinggal seumur hidup. Saya subsidi, tinggal bayar biaya pemeliharaan saja. Nanti kalau di rusun ada yang rusak, kami perbaiki," tandasnya. (mnx)

tag: #Jakarta  #Ahok  #penggusuran kampung pulo  #warga kampung pulo menolak direlokasi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...