Ragam
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Senin, 14 Sep 2015 - 13:05:56 WIB
Bagikan Berita ini :

Dari Tirakat Permadi, Akan Ada Goro-Goro

79permadi1.jpg
Permadi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Situasi ekonomi kian tidak menentu. Hasil terawang Permadi, klimaks dari situasi ini ada di goro-goro. Itu tinggal menunggu pemicunya bisa dari keresahan sampai kerusuhan rakyat yang marah.

Baca juga : Duh,Awal Pekan Rupiah Kembali Terpuruk

"Goro-goro itu bahasa spiritualnya, kalau bahasa inteleknya ya revolusi. Kalau dari TNI atau Polri tidak mungkin karena di Indonesia tidak ada tradisi tentara atau polisi ngamuk lalu memicu goro-goro," kata mantan politisi PDI Perjuangan Permadi yang kini kembali ke habitatnya sebagai spiritualis.

Baca juga :Rupiah Makin Menakutkan, Jokowi Effect Makin Pudar

Permadi mengaku bukan tidak suka dengan Presiden Jokowi sebagai pemimpin, tapi dari pandangannya dia belum bisa menjadi pemimpin di negara ini.

"Coba jujur, semakin ke sini makin terlihat bahwa Presiden gak mampu berbuat apa-apa. Hanya manggut-manggut nurut orang-orang di sekitarnya," ucapnya.

Kebijakannya Jokowi, kata Permadi, hanya menguntungkan orang di sekelilingnya saja. Soal kereta cepat, soal listrik, soal tenaga kerja asing yang dibiarkan masuk, ini bisa memicu rakyat marah karena pekerjaannya diambil, soal paket kebijakan ekonomi.

"Ada nggak yang untuk rakyat, ada gak paket kebijakan penurunan harga sembako atau BBM yang bisa langsung dirasakan rakyat. Adanya paket sembako yang hari ini dibagi langsung habis, bukan paket kebijakan," katanya.

Baca juga :Rupiah Ambruk, Anggota PDIP Minta Jokowi Turun dari Jabatan Presiden

Baca juga : Anggota PDIP Sebut, Jokowi Harus Direshuffle

Permadi mengaku sudah menduga dari awal Jokowi terpilih. Dari hitungan Joyoboyo, dia tidak masuk. Menurut Permadi baru Sukarno dan Suharto yang masuk 'jongko' (hitungan) Joyoboyo. Yang lain presiden selingan bukan satrio piningit.

Baca juga :Minta Jokowi Mundur, Netizen Bikin Tagar #SudahlahJokowi

"Perkiraan saya bisa salah, tapi banyak juga yang menganggap benar. Ini soal laku (tirakat/jalan/keyakinan) saja, silakan membuktikan," katanya, Senin (14/9).(ss)

tag: #goro-goro  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Ragam Lainnya
Ragam

Tetap Aktif dan Berdaya di Usia Lanjut: Optimalisasi AI untuk Menambah dan Merawat Pengetahuan

Oleh Ariady Achmad
pada hari Senin, 24 Mar 2025
Usia lanjut sering kali diiringi oleh tantangan seperti menyusutnya lingkaran sosial, menurunnya keterlibatan dalam dunia kerja, serta perubahan pola aktivitas sehari-hari. Namun, di era digital dan ...
Ragam

Film Buya Hamka Luar Biasa, Wajib Ditonton dan Perlu

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketika saya menerima undangan dari Chandra Tirta W saat itu saya sedang di Bandung, dan saya mempercepat kepulangam ke Jakarta dari rencana sebelumnya akan pulang hari ...