Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Jumat, 02 Okt 2015 - 15:36:12 WIB
Bagikan Berita ini :

Anak Hamzah Haz Dikabarkan Aniaya PRT, Setnov: Harus Ditindak

94Fany-Syafriansyah-Haz1.jpg
Fany Syafriansyah Haz (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Beredar informasi bahwa anggota Komisi IV DPR Fanny Syafriyansyah Haz atau Ivan Haz dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penganiayaan terhadap dua orang pembantu rumah tangga (PRT). Keduanya, Inisial I dan A sama-sama bekerja di rumah Ivan Haz.

Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) menilai, tindakan kekerasan yang dilakukan anak mantan Wakil Presiden RI Hamzah Haz itu tidak pantas dilakukan, terlebih oleh pejabat publik sekelas anggota dewan.

"Nggak boleh, ini tidak layak dicontoh. Harus ditindak," kata Setnov di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/9/2015).

Setnov meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk menanggapi kasus tersebut jika memang nantinya ada pelaporan.

"Bagi anggota yang berkaitan dengan masalah itu ada ketentuan disiplin anggota. Sangat diperlukan, ini tugas MKD untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan anggota yang harus ditertibkan. Memang itu akan dijadikan prioritas utama untuk segera kita tindaklanjuti," jelasnya.(yn)

tag: #hamzah haz  #fany syafriansyah haz  #aniaya prt  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...