Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 02 Okt 2015 - 15:49:05 WIB
Bagikan Berita ini :

MKD Belum Terima Laporan Penganiayaan PRT oleh Anak Hamzah Haz

34aniaya.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Beredar informasi bahwa anggota Komisi IV DPR Fanny Safriansyah atau Ivan Haz dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penganiayaan terhadap dua orang pembantu rumah tangga (PRT). Keduanya, Inisial I dan A sama-sama bekerja di rumah Ivan Haz.

Anggota Mahkamah Kehotmatan Dewan (MKD) Syarifuddin Sudding mengaku langsung mengecek secara langsung ke sekretariat MKD terkait adanya laporan penganiayaan itu atau tidak.

Setelah dicek, kata Sudding, ternyata belum ada laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh putera mantan Wakil Presiden RI Hamzah Haz tersebut.

"Kita berhak memproses jika itu terbukti melanggar kode etik maka MKD akan otomatis memproses masalah ini. Dengan kasus tanpa pengaduan," kata Sudding di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (2/10/2015).

Namun dirinya belum berani memastikan apakah kasus ini sebuah pelanggaran berat atau tidak. MKD akan menyelidiki terlebih dahulu sesuai dengan prosedur yang ada.

"Jika seperti perkelahian anggota DPR yang di Komisi VII itu sudah pelanggaran tingkat berat. Kita belum bisa memastikan sanksi apa yang akan diberikan oleh MKD," ucapnya.(yn)

tag: #hamzah haz  #fany syafriansyah haz  #aniaya prt  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...