Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Kamis, 08 Okt 2015 - 14:57:22 WIB
Bagikan Berita ini :

Nasdem: Idealnya Harga Premium Turun 800 Rupiah

35kurtubi-eko.jpg
Kurtubi (Sumber foto : Eko S. Hilman/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Kurtubi menginginkan agar pemerintah dapat menurunkan harga premium di samping harga solar yang sudah diturunkan.

Namun ia menyebut angka ideal untuk menurunkan harga premium bukan seperti solar yang hanya turun Rp200. Penurunan harga premium harus lebih besar dari penurunan solar.

"Saya berpendapat, premium sekitar Rp800, idealnya segitu kalau mau turun," kata dia di DPR RI Jakarta, Kamis (08/10/2015).

Lebih lanjut Kurtubi menjelaskan jika harga premium dapat diturunkan, hal ituakan memiliki efek positif untuk pertumbuhan ekonomi dan akan berefek positif juga bagi masyarakat bawah.

"Misalnya saja, kalau premium diturunkan agar dampaknya terhadap penurunan ongkos angkutan kota, luar kota, bisa cukup signifikan. Tapi tentunya ini harus dibicarakan dengan Organda. Mau tidak mau Organda kita mintain bantuan kalau memang premium diturunkan,"jelasnya. (iy)

tag: #harga bbm  #premium  #solar  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...