Bisnis
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Senin, 26 Okt 2015 - 07:08:47 WIB
Bagikan Berita ini :

Marwan Batubara Tuding Pengelolaan Energi Asal-Asalan

30Marwan Batubara 002.jpg
Marwan Batubara, Direktur Eksekutif IRESS (Sumber foto : Eko S Hilman/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pemerintah dinilai asal-asalan mengelola energi nasional. Program dan kebijakan bersifat reaktif dan tidak punya strategi yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

Itulah penilaian Marwan Batubara, Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS). Menurutnya karena amburadul tak ada yang bisa bisa diharapkan dari pemerintah tentang pengelolaan energi.

"Semenjak 2014 tidak ada rencana umum energi nasional. Selama setahun ini pemerintah membuat kebijakan energinya out of the blueprint," kata Marwan Batubara di Jakarta, saat Senin (26/10/2015).

Dia mengungkapkan meski Pemerintah memiliki Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 Tahun 2014 Tentang Kebijakan Energi Nasional. Namun, setelah setahun ini pelaksanaan PP tersebut tidak tercermin pada RPJMN.

Seharusnya, pemerintah perlu punya visi dan kebijakan ketahanan energi sebagai prioritas politik. Perlu pula menyusun peta jalan atau road map pembangunan infrastruktur energi untuk mencapai target bauran energi sebesar 23 persen yang dicanangkan dalam PP 79 2014 tersebut.

"Jadi saat ini pemerintah tidak punya rencana untuk jadi pegangan. Kebijakannya tergantung situasi saja. Jangan terlalu banyak berharap sama pemerintah deh," papar Marwan yang juga mantan anggota DPD ini.

Kementerian ESDM, menurut dia, punya rencana tapi tidak jelas. Tidak punya angka spesifik. Meski dalam PP 79 ada terget berhenti ekspor batubara, tapi tidak jelas kapan itu dilaksanakan. Masih sangat abu-abu.

"Bisa saja kita kekurangan batubara sementara pembangkit listrik masih menggunakannya," tandas dia memberi contoh. Utuk itu dia mendesak program pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawat perlu direncanakan dengan baik dan komprehensif.(ris)

tag: #marwan  #energi  #mesdm  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...