Opini
Oleh Emka Abdullah pada hari Senin, 24 Nov 2014 - 14:14:38 WIB
Bagikan Berita ini :
Dapat Memahami

Jumhur : Beri Kesempatan Jokowi Bekerja

53jumhur hidayat_02.JPG
Jumhur Hidayat (Sumber foto : Eko S Hilman)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Makin banyak saja pendukung Joko Widodo yang berubah dan kemudian bersikap kritis. Bahkan tidak sedikit yang melakukan perlawanan atas kebijakan Presiden Jokowi, terutama soal kenaikan harga BBM. "Tentu, saya tidak bisa melarang aksi kawan-kawan aktifis yang menolak kenaikan harga BBM dan kebijakan upah buruh murah," kata Koordinator Aliansi Rakyat Merdeka (ARM), Mohammad Jumhur Hidayat TeropongSenayan, Senin (24/11/2014).

Namun begitu, mantan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menegaskan dirinya dapat memahami munculnya suara-suara kritis terhadap pemerintahan Jokowi-JK. "Saya belum mengambil sikap, terhadap kebijakan itu," ucap alumnus ITB.

Untuk itu, Jumhur meminta agar para akrifis memberi kesempatan kepada Pemerintahan Jokowi-JK untuk bekerja. Aksi menolak kenaikan harga BBM masih marak dan cenderung meluas. Mahasiswa, aktivis dan buruh akan melalukan gerakan aski menolak kenaikan harga BBM yang serentak dilakukan di 50 kota di Indonesia, Rabu (26 November 2014) lusa.

Kepemimpinan Presiden Jokowi yang baru berumur sebulan mulai surut dukungan. Sejumlah pengamat dan tokoh non partai yang sebelumnya mendukung Jokowi, kini berubah sikap menjadi mengkritik. Mereka antara lain Direktur eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti dan pemimpin Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Lebih lanjut Ray Rangkuti memprediksi, masa jabatan Jokowo tidak akan bertahan lebih dari dua tahun. Sedangkan Denny JA menilai, kebijakan Jokowi kadang blunder dan cenderung tidak menepati. (ec)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #Kabinet  #LSM  #Politik  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Dari Bayi dalam Pelukan Messi ke Pewaris Camp Nou Ketika Sejarah Barcelona Menulis Estafet Dua Generasi

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 22 Jul 2026
Ada foto yang tampak biasa, tetapi kemudian berubah menjadi bagian dari sejarah. Dalam foto yang kembali ramai dibicarakan hampir dua dekade kemudian, Lionel Messi yang masih sangat muda terlihat ...
Opini

Motor Listrik Nasional, Momentum Reindustrialisasi Ekonomi Dalam Negeri

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Presiden Prabowo Subianto pada Hari Jumat, 17 Juli 2026, menyatakan bahwa Indonesia akan memiliki motor listrik nasional. Hal ini tentunya menjadi angin segar agar sektor ...