Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 08 Sep 2017 - 09:00:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Pemerintah Dinilai tak Serius Perhatikan Petani Garam

2petanigaram.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)


CIREBON (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo di Cirebon, Jawa Barat, mengatakan, pemerintah belum begitu cukup serius untuk memperhatikan petani garam. Dampaknya, setiap tahun, permasalahan garam rakyat tidak berubah dan harga garam tidak layak.

"Ini masalahnya tidak ada perhatian yang cukup serius dari pemerintah, harusnya antar menteri itu saling bergandengan jangan hanya KKP yang mengurusi masalah garam," kata Eshy saat melakukan kunjungan ke tambak petani garam, Kamis (7/9/2017).

Dia juga mengomentari masalah yang kerap muncul yaitu garam rakyat selalu dipisahkan dengan garam industri, padahal bahannya sama tidak ada yang beda.

"Masalahnya apa harus dibedakan, padahal bahannya sama yaitu air laut, di Jerman misalkan mereka bisa produksi malah sampai ekspor garam, padahal di sana mataharinya tidak seperti di kita," tuturnya.

Edhy mengatakan, jika garam rakyat itu dinilai tidak bersih dibandingkan dengan garam impor, maka seharusnya pemerintah membenahi sistem pertanian garam. Dengan dibenahinya sistem pertanian garam, maka para petani tidak seperti sekarang ini, harga garam selalu kalah dengan garam impor, ketika impor datang mereka selalu tertekan.

Dia menambahkan, seharusnya Indonesia juga bisa suwasembada garam, mengingat panjang pantai di Indonesia itu terpanjang nomor dua setelah Kanada.

"Sangat mungkin Indonesia tidak perlu ekspor dan bisa swasembada garam kalau memang petaninya diperhatikan," ujarnya. (Ant/icl)

tag: #garam  #harga-garam  #harga-pangan  #komisi-iv-dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...