Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Sabtu, 12 Jan 2019 - 16:24:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Dana Desa Dinilai Membuat Perputaran Uang Lebih Merata

79Jalan di desa.jpg.jpg
Pembangunan jalan di desa (Istimewa) (Sumber foto : Istimewa)

SOLO (TEROPONGSENAYAN) -- Ekonom Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Lukman Hakim mengatakan program dana desa menjadikan perputaran uang lebih merata hingga ke perdesaan.

"Selama ini, uang hanya berputar di perkotaan, dengan adanya dana desa maka lebih merata," kata Lukman di Solo, Sabtu (12/1/2019).

Selain itu, lanjut Lukman, dana desa juga akan membuat proyek infrastruktur pedesaan seperti jalan, jembatan, dan lain sebagainya berjalan baik karena melibatkan masyarakat setempat.

"Harapannya, dengan terbangunnya infrastruktur tersebut akan memajukan program lain seperti one village one product dan one village one tourism," tegasnya.

Meski begitu, Lukman meminta penggunaan dana desa harus dijaga akuntabilitas dan transparansinya, mengingat tak semua aparat desa paham dalam mengelolanya.

Nah, untuk memastikan dana desa yang ada dikelola dengan baik, maka setiap kepala desa harus menyiapkan rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJM desa) untuk lima tahun ke depan.

"Mereka yang terpilih wajib membuat rencana tersebut, mau dijadikan apa desanya. Memang kendalanya belum semua mahir. Masih banyak yang awalnya meniru desa lain yang lebih baik," ujarnya.

Oleh karena itu, demi memastikan RPJM desa erjalan dengan baik, maka pemerintah kabupaten juga harus aktif melakukan pendampingan dan pelatihan. (ahm)

tag: #dana-desa  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...