Jakarta
Oleh Ferdiansyah pada hari Rabu, 06 Nov 2019 - 09:24:25 WIB
Bagikan Berita ini :

Ajukan PMD, PT MRT Dapat Angin dari Komisi B DPRD DKI

tscom_news_photo_1573007065.jpg
Kereta MRT Jakarta (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta mendukung pengajuan suntikan dana dalam bentuk penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp 2,6 triliun yang diusulkan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta.

Hal ini disepakati dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2020.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan, usulan tersebut harus disikapi realistis oleh jajarannya di DPRD DKI Jakarta. Hal ini mengingat kebutuhan prioritas moda transportasi bagi warga Jakarta.

Apalagi, menurut dia, PMD tersebut diproyeksikan akan menjadi modal awal untuk pembangunan MRT fase II. Karena itu PMD ini harus didukung demi mewujudkan transportasi publik lebih baik bagi warga Jakarta.

“Kita perlu mendukung sisi transportasi yang menyangkut kehidupan rakyat kecil, ini perlu diutamakan karena langsung berdampak kepada masyarakat,” katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Mengingat antusias tinggi warga pada pengoperasian MRT fase I rute Lebak Bulus-Bundaran HI, dukungan senada disampaikan Anggota Komisi B lainnya, seperti Adi Kurnia Setiadi. Ia menyatakan, usulan PMD tersebut perlu disetujui dan layak dilanjutkan pendalamannya di rapat Badan Anggaran (Banggar).

“Karena proyek ini sedang berjalan, on progres, teman-teman sepakat, ini dilanjutkan saja, demi kebaikan masyarakat juga,” terangnya.

PT MRT Jakarta menjadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengajukan usulan Penyertaan Modal Daerah di Tahun Anggaran 2020.(plt)

tag: #proyek-mrt  #dprd-dki  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...