Jakarta
Oleh Wiranto pada hari Selasa, 30 Nov 2021 - 21:40:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Polisi: Korban Penembakan di Bintaro Mengaku Sebagai Wartawan

tscom_news_photo_1638283218.jpeg
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Penyidik Polda Metro Jaya mengungkapkan salah satu korban penembakan oleh anggota Polda Metro Jaya di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/11), mengaku berprofesi sebagai wartawan.

"Mengakunya wartawan ya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (30/11).

Meski demikian Zulpan tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai pengakuan status wartawan tersebut karena proses penyelidikan yang masih berjalan.

Polda Metro Jaya mengatakan pelaku penembakan terhadap dua orang tersebut adalah anggota Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

"Penembakan dilakukan oleh anggota atas nama Ipda OS," ujar Zulpan.

Seorang korban meninggal dunia akibat luka tembak yang dialaminya, sedangkan satu orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Zulpan menuturkan saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus dan tersebut dan Ipda OP juga masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Bid Propam Polda Metro Jaya dan Div Propam Mabes Polri.

"Ini sudah diamankan dan dalam tahap pemeriksaan kasus ini untuk mengungkap motif dari pada hal tersebut," ujarnya.

Zulpan juga menegaskan saat ini Ipda OS masih berstatus saksi.

"Saat ini yang bersangkutan belum atau belum ditetapkan tersangka. Kenapa? Karena untuk tetapkan tersangka harus minimal dua alat bukti. Peristiwa penembakan benar terjadi, peristiwa sebabkan orang meninggal benar terjadi tapi maksud tujuan pelaporan masih didalami maka akan didalami oleh Div Propam Mabes Polri dan Bid Propam Polda Metro Jaya," kata Zulpan.

tag: #penembakan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...