Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 19 Jun 2015 - 20:32:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Sindikat Pemasok Gepeng ke Jakarta Diintai Pemprov

18gepengjakarta.jpg
Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Maraknya pengemis di jalanan ibu kota selama bulan Ramadhan, membuat Pemprov DKI Jakarta bersikap tegas. Utamanya terhadap para sindikat penyalur gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen dan juga anak jalanan yang masuk ke sudut-sudut wilayah Ibukota selama Ramadhan.

Dugaan sementara, para sindikat penyalur Penyandang Masalah Kese‎jahteraan Sosial (PMKS) itu kerap masuk ke ibu kota ketika ada kegiatan Sahur on The Road (SOTR) dan buka bersama yang digelar warga.

"Ada titik-titik tertentu yang sudah kita intai. Misalnya ada event tertentu buka bersama di masjid besar, itu biasanya ada yang memasok PMKS-nya," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DKI, Masrokhan, di Jakarta, Jumat (19/6/2015).

Masrokhan mengatakan, selain di acara buka bersama, umumnya sindikat penyalur PMKS di DKI juga kerap melakukan aksinya saat SOTR yang digelar muda-mudi Jakarta selama malam bulan Ramadhan.

"Saat ini kita belum berhasil membongkar sindikat tersebut. Sebab, sindikat penyalur PMKS tidak bisa kita ringkus sendiri," katanya.

Oleh karena itu, ia berharap, kedepan pihaknya akan melakukan kerjasama yang baik antara pihak kemananan, Satpol PP DKI, kepolisian dan jajarannya untuk membongkar sindikat pemasok PMKS di Jakarta. Mengingat, keberadaan mereka selalu ada untuk memanfaatkan masyarakat muslim yang tengah menjalani ibadah puasa.

Terhitung sejak Januari-Juni‎ 2015, tercatat sudah ada 4.409 PMKS meliputi para gelandangan dan pengemis, pengamen hingga anak jalanan yang terjaring saat beroperasi di Jakarta. Para PMKS tersebut saat ini telah diamankan dan dibina di panti-panti sosial sebelum dikembalikan ke kampung halaman masing-masing.

"Sebagian dari mereka kita arahkan bekerja ke perkebunan. Karena kita ada kerja sama dengan sebuah perusahaan Kelapa Sawit di Kalimantan Tengah juga," ungkapnnya. (mnx)

tag: #Jakarta  #PMKS  #sindikat gelandangan pengemis  #Dinas Sosial DKI Jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Oleh Tim Teropong Senayan
pada hari Sabtu, 05 Apr 2025
Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...
Jakarta

Rupiah Terus Melemah: Apa yang Bisa Dilakukan?

Jakarta, 25 Maret 2025-Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami tekanan signifikan. Hari ini, rupiah telah mencapai Rp16.549 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh Rp16.639 di pasar ...