Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 01 Sep 2015 - 11:32:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Penyerapan Anggaran DKI Kecil, Djarot Tak Terima Disebut Gagal

98djarotsaifulhidayat.jpg
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kesuksesan pembangunan tidak bisa hanya diukur dari besar atau kecilnya penyerapan anggaran, tetapi juga dari hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.

Hal itu seperti disampaikan ‎Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat membantah tuduhan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disebut gagal melakukan pembangunan akibat rendahnya penyerapan anggaran tahun ini.

"Jangan menilainya dengan melihat penyerapan anggaran rendah, maka gagal melakukan pembangunan. Sedangkan kalau penyerapannya tinggi, pembangunan dinilai berjalan baik. Tidak bisa seperti itu," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Djarot mengklaim, sejauh ini meskipun penyerapan anggaran rendah, Pemprov DKI telah berhasil meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Diantaranya adalah pelayanan di bidang pendidikan, perumahan, dan infrastruktur.

“Sebetulnya tugas tanggung jawab pemerintah itu apa? Betul salah satunya anggaran. Tetapi yang lebih substansial adalah apakah kita mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ujar Djarot.

Untuk diketahui, berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sampai sejauh ini DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi kedua dengan penyerapan paling rendah.‎

Betapa tidak, hingga berakhirnya semester II tahun anggaran 2015, penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD 2015) di DKI Jakarta hanya mencapai 19,2 persen.

Dengan demikian, hal tersebut menunjukan bahwa dari total anggaran belanja langsung yang mencapai Rp 63,65 triliun, yang hanya terserap baru sekitar Rp 12,22 triliun. (mnx)

tag: #Jakarta  #Djarot Saiful Hidayat  #penyerapan anggaran DKI rendah  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...