Jakarta
Oleh untung suryo pada hari Selasa, 29 Sep 2015 - 06:20:51 WIB
Bagikan Berita ini :

Guru di Jakarta Akan Dites Psikologi dan Kejiwaan

54arie budiman disdik dki.jpg
Arie Budiman, Kadisdik DKI (Sumber foto : Istimewa)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Guru-guru di Jakarta akan dites kejiwaan dan psikologis. Langkah ini terkait maraknya persoalan pelajar mulai tawuran, penganiayaan siswa oleh sesama maupun guru.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budiman, sudah mengusulkan anggaran Rp7,7 miliar untuk kegiatan bernama pemetaan kompetensi melalui psikotes atau kejiwaan.

"Kegiatan ini belum masuk dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPS) 2016. Tapi kami berharap bisa menjadi pertimbangan legislatif,” ujar Arie, Senin (28/9/2015).

Tes kejiwaan akan dilakukan terhadap 25.828 guru. Mulai dari tingkat kepala sekolah, wakil kepala sekolah hingga guru SD, SMP. SMA dan SMK.

“Kami memandang perlu kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidik di Jakarta, agar guru tidak sekadar mengajar tapi juga menggunakan hati dalam tugasnya,” ucapnya.

Melalui pemetaaan kejiwaan, harap Arie, akan mampu meminimalisir peristiwa negatif di sekolah. Misalnya seperti kasus tewasnya NA, 8, siswa kelas 2 SDN 07 Pagi Kebayoran Lama Utara yang dipukul dan ditendang oleh teman sekelasnya, R 8, tanpa diketahui guru.(ss/b2)

tag: #tes psikologi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...