Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 13 Okt 2015 - 21:17:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Kerja Tak Becus, Ahok Akan Pecat Anak Buahnya

64ahok_123.jpg
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Sumber foto : Istimewa)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali mengancam akan memecat anak buahnya di lingkungan Pemprov DKI.

Mulai tahun depan, Ahok akan menerapkan sistem copot-mencopot bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tak mampu menyerap APBD DKI 2016.

Hal itu diterapkan, mengingat semua SKPD DKI terhitung mulai tahun 2016 mendapat kebebasan untuk menentukan program-program prioritas yang akan mereka kerjakan untuk pembangunan Ibukota Jakarta.

"Kalau masih rendah serapan anggaran, langsung pecat, tidak ada lagi (sanksi) potong TKD (tunjangan kinerja daerah). Pokoknya langsung pecat," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (13/10/2015).

Ahok mengaku telah menginstruksikan kebijakan tersebut kepada Sekertaris Daerah dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Sehingga mulai tahun depan, sanksi pemotongan anggaran berdasarkan prosentase ketersediaan tidak berlaku lagi.

"Saya tidak mau lagi membuat anggaran, kalau duitnya enggak cukup langsung bilang, eh kamu SKPD A potong 28 persen ya, SKPD B potong sekian persen. Saya enggak mau, itu namanya bukan anggaran berbasis kinerja," katanya.

Dalam aspek yang berbasis kinerja, lanjut Ahok, semua SKPD harus mendapat kelonggaran dalam menentukan skala prioritas sesuai urutan yang tertera dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS).‎

Untuk diketahui, semua SKPD yang ada di lingkungan Pemprov DKI Jakarta diwajibkan menyusun kegiatan-kegiatan prioritas pada 2016, menyusul penetapan besaran KUAPPAS 2016 yang hanya sebesar Rp 62,5 triliun. (mnx)

tag: #kinerja skpd dki jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Oleh Tim Teropong Senayan
pada hari Sabtu, 05 Apr 2025
Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...
Jakarta

Rupiah Terus Melemah: Apa yang Bisa Dilakukan?

Jakarta, 25 Maret 2025-Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami tekanan signifikan. Hari ini, rupiah telah mencapai Rp16.549 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh Rp16.639 di pasar ...