Zoom
Oleh Mandra Pradipta pada hari Sabtu, 10 Jan 2015 - 17:36:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat Nilai Kemenhub Hanya Fokus Urusan Bisnis

69Agus Pambagio (mandra).jpg
Agus Pambagyo (Sumber foto : Mandra Pradipta/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo mengkritisi kebijakan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan yang menaikkan tarif bawah penerbangan sebesar 40 persen. Langkah Kemenhub itu dianggap terlalu mengurusi bisnis, dan berdalih bahwa 40 persen itu untuk perawatan pesawat dan keselamatan.

"Kalau hal ini terus berlanjut, maka penerbangan LCC (Low Cost Carrier atau maskapai bertarif rendah) bisa diambil alih negara lain, apalagi sekarang mau masyarakat ekonomi ASEAN," kata Agus kepada TeropongSenayan di Jakarta, Sabtu (10/1/2015).

Sebaiknya, saran dia, pemerintah melakukan pembenahan secara menyeluruh agar masyarakat memperoleh kenyamanan dan keselamatan penerbangan. Selama ini Kemenhub terkesan tidak serius melakukan pengawasan pada jajarannya, baik itu pihak di bandara ataupun operasional penerbangannya.

"Saya minta Kemenhub teruskan pembenahan di kementeriannya. Memang hal ini berat tapi harus dilakukan, agar masyarakat tidak dirugikan," harapnya.

Sebagai catatan, Peraturan Menteri Nomor 51 Tahun 2014 yang mengatur ketentuan tarif batas bawah 50% dari patokan tarif batas atas dikeluakan oleh Menteri Perhubungan EE Mangindaan pada 30 September 2014. Kebijakan tersebut direvisi Menhub Ignasius Jonan menjadi sebesar 30% pada 19 November 2014.

Jonan kembali merevisi aturan tersebut menjadi sebesar 40% pada 30 Desember 2014, atau dua hari setelah peristiwa jatuhnya AirAsia QZ8501 pada Minggu (28/12/2014).(yn)

tag: #Air Asia  #Kemenhub  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
AMIN BANNER 01
advertisement
AMIN BANNER 02
advertisement
AMIN BANNER 03
advertisement
AMIN BANNER 04
advertisement
AMIN BANNER 06
advertisement
AMIN BANNER 08
advertisement
Zoom Lainnya
Zoom

Mengapa Jual Beli Jabatan Merupakan Modus Korupsi yang Populer?

Oleh Wiranto
pada hari Kamis, 06 Jan 2022
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap Walikota Bekasi Rahmat Effendi, pada Rabu (5/1/2022). KPK mengamankan 12 orang termasuk Wali Kota Bekasi Rahmat ...
Zoom

Anies dan Ridwan Kamil Akan Digugat Apindo, Ini Alasannya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kini sedang berhadap-hadapan dengan pengusaha. Anies vs pengusaha ini terkait dengan keputusan Anies yang mengubah kenaikan UMP dari ...