Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Sabtu, 27 Jun 2015 - 11:12:47 WIB
Bagikan Berita ini :

Inilah Syarat Jika Ingin Kalahkan Ahok Pada Pilgub 2017

40arya_fernandes.jpg
Peneliti CSIS Arya Fernandes (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Peneliti Central for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) masih menjadi calon terkuat dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 dua tahun mendatang.

Namun, kata dia, Ahok tak lantas dapat melenggang sendirian dan tetap bisa dikalahkan. Calon yang akan memutuskan maju melawan Ahok harus memiliki kriteria khusus, atau setidaknya yang kemiripan karakteristik seperti yang ditampilkan Ahok.

Menurut Arya, orang tersebut harus memiliki kriteria dan pendekatan-pendekatan sebagaimana yang ditampilkan Ahok, yakni bersih, jujur, dan memiliki popularitas yang kuat di kalangan masyarakat menengah ke atas dan media massa.

"Bagi yang mau melawan Ahok tidak ada cara lain kecuali punya karakteristik sama dengan Ahok, yakni jujur, bersih, diterima masyarakat menengah, dan disukai media," kata Arya dalam diskusi publik ‘Menakar Peluang Ahok Maju sebagai Calon Independen’, di Balaikota Jakarta, Jumat (26/6/2015).

Meski begitu, Arya mengaku sejauh ini dirinya belum tahu mengenai orang yang tepat untuk berduel dengan Ahok. Namun, bila orang dengan kriteria tersebut ada, Arya yakin perhelatan Pilgub DKI 2017 akan berlangsung sengit dan berimbang.

"Kita tunggu aja siapa orangnya. Kalau ada kriteria seperti itu, pasti pertarungannya akan seimbang. Kalau tidak, kemungkinan Ahok akan dengan mudah kembali menjadi orang nomor satu di Jakarta," pesan Arya (mnx)

tag: #Jakarta  #Ahok  #Pilgub DKI 2017  #Taufik dan lulung nyagub  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...