Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 28 Agu 2015 - 16:24:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok Didesak Buat Pernyataan Maaf kepada Warga Jakarta

95GERAKAN_LAWAN_AHOK.jpg
Suasana Aksi Demonstrasi di Depan Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gerakan sejumlah aktivis yang mengatasnamakan #LawanAhok mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada warga Kampung Pulo, Jakarta Timur.‎

Pasalnya, proses penggusuran paksa di Kampung Pulo telah memunculkan ketegangan dan menyimpan kekecewaan sebagian warga terdampak relokasi.

"Cara-cara yang dilakukan dalam penggusuran itu sama sekali tidak mengindahkan kemanusiaan, wajar jika warga kecewa dan marah," kata Ketua Gerakan #LawanAhok, Tegar Putuhena disela-sela demonstrasi di rumah Dinas Gubernur DKI, Jalan Taman Suropati, Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Tegar menilai, penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI cenderung kejam dan tidak manusiawi. Padahal, seharusnya, proses dialog lebih dikedepankan agar kericuhan seperti di Kampung Pulo tidak terjadi lagi. ‎

Oleh karena itu, lanjut Tegar, ia bersama beberapa aktivis Gerakan Lawan Ahok menuntut agar Ahok meminta maaf secara terbuka.

"Meminta Ahok untuk membuat pernyataan maaf secara terbuka kepada masyarakat Jakarta," tegas Tegar.

Sebelumnya, Kamis (20/8/2015) pekan lalu, terjadi penggusuran terhadap ratusan rumah warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur. Meski sebagian warga menyambut baik, tapi mayoritas warga keberatan dan melakukan perlawanan kepada petugas yang akan menggusur rumah mereka. (mnx)

tag: #Jakarta  #Ahok  #Lawan Ahok  #massa demo Ahok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...