Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Rabu, 07 Okt 2015 - 21:00:14 WIB
Bagikan Berita ini :

Kunker ke Belanda Disebut Cuma Mau Pelesiran, Prabowo Soenirman Tak Terima

83IMG_20151007_150923.jpg
Prabowo Soenirman (Sumber foto : Alfian Risfil/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman tak terima jika rencana kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD ke kota Rotterdam, Belanda disebut hanya untuk pelesiran.

Ia mengaku, rencana kunjungan ke kota Rotterdam, Belanda, demi meninjau langsung beberapa hal terkait kebijakan yang akan dibuat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Sebab, Prabowo mencontohkan, jika Ahok kemarin berkunjung ke Belanda dan menginginkan untuk diterapkannya di Jakarta. Maka seharusnya anggota DPRD juga mengetahuinya secara langsung sebelum kemudian menyetujui.

"Misalnya Pak Ahok mau bikin DAM (tempat penampungan air) di Jakarta, terus diajukan ke kita (DPRD). Nah kita mau lihat seperti apa bentuknya? Tidak mungkin kita asal terima saja. DAM itu harus kita lihat secara langsung," kata Prabowo di sela-sela sidang paripurna DPRD DKI, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

"Kita ingin melihat barangnya langsung, sehingga kita tahu persis itu barang seperti apa," jelas Prabowo.

Selain itu, ia menegaskan, rencana kunjungan tersebut tidak akan meminta persetujuan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Enggak perlu (persetujuan Ahok), ngapain?," katanya.

Menurutnya, rencana anggota DPRD DKI ke Rotterdam nantinya akan dibawa dan diajukan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan persetujuan.

"Kita ajukan ke Kemendagri, keputusannya nanti di Kemendagri," ujar politisi Gerindra ini. (mnx)

tag: #kunker DPRD DKI ke Belanda  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...