Opini
Oleh agus eko pada hari Minggu, 26 Okt 2014 - 20:48:16 WIB
Bagikan Berita ini :
Jangan Lihat Berdasarkan Ijazah

Banyak Menteri Salah Tempat

3124_SITI NURBAYA_MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN_DWI PAMBUDO_RM_261014_1.jpg
Siti Nurbaya dan sejumlah menteri saat pengumuman kabinet (Sumber foto : Teropong Senayan/Eko S Hilman)

JAKARTA-Susunan kabinet pemerintahan Jokowi-JK ditengarai beberapa menteri salah penempatan posisi. Padahal seseorang itu ahli birokrasi, namun justru ditempatkan hanya berdasarkan sekolahnya. "Ada nama-nama yang menurut saya salah tempat, seperti Siti Nurbaya. Dia seharusnya jadi mendagri," kata Mantan Ketua DPR, Marzuki Alie Marzuki di Jakarta, Minggu (26/10/2014)

Menurut Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini, Presiden Jokowi kurang cermat meneliti seseorang dari pengalaman dan kariernya. "Jokowi hanya melihat seseorang berdasarkan ijazahnya yang berasal dari IPB. Bahkan tidak melihat kariernya selama ini di birokrasi kementrian dalam negeri,” terang Marzuki lagi

Namun begitu, Marzuki senang melihat banyak sahabat yang baik mendapatkan posisi menteri di kabinet. “Saleh Husen itu orang baik. Indroyono yang mengenalkan blue economy. Begitu jugs Ignatius Jonan, terbukti bagus memimpin KAI,” jelasnya.

Khusus mengenai pemisahan Kementrian Pendidikan yang dibagi menjadi kementerian pendidikan dasar dan menengah, Marzuki mengingatkan hal itu tidak akan mudah. "Anies akan diuji saat memimpin kementerian dikdasmenbud, tidak mudah. Apalagi di dalam mendikbud birokrasi yang sudah sulit diubah karena berpikir proyek,” imbuhnya.

Anies menurutnya juga akan kesulitasn menghitung biaya pendidikan 20% dari APBN dengan pendidikan yang dipecah dua. "Pemecahan pendidikan menjadi dua kementerian itu akan membuat blunder. Proses pendidikan itu mulai dari dini sampai tinggi, kok Perguruan Tinggi digabung ke riset dan teknologi?,” ujar Marzuki agak heran. (ec)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #Siti nurbaya  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Mimpi Indonesia Emas di Bawah Atap Sekolah Reot & Bocor

Oleh Didi Irawadi Syamsuddin, S.H.,LL. M
pada hari Selasa, 11 Agu 2026
Indonesia sedang menaruh harapan besar pada tahun 2045. Kita menyebutnya Indonesia Emas: sebuah negeri maju, ditopang generasi unggul, ekonomi yang kuat, teknologi modern, dan sumber daya manusia ...
Opini

Jajak Pendapat Marquette Tunjukkan Skeptisisme Publik AS Terhadap Konflik Iran dan Dukungan ke Israel

Sebuah jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh Fakultas Hukum Marquette mengindikasikan adanya skeptisisme signifikan di kalangan publik Amerika Serikat terkait konflik dengan Iran dan kebijakan ...