Jakarta
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 20 Okt 2016 - 14:53:28 WIB
Bagikan Berita ini :

Survei SMRC: Protestan dan Katolik Bulat Pilih Ahok

66SMRC2.jpg
Basis pemilih Kristen Protestan dan Katolik bulat pilih Ahok-Djarot (Sumber foto : Akun @saifulmujani)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) merilis survei terbarunya hari ini, Kamis (20/10/2016).

Dalam hasil survei tersebut diketahui dukungan kepada Ahok-Djarot dari pemilih beragama Kristen Protestan dan Katolik bulat dan nyaris sempurna.

Ahok-Djarot didukung oleh 95,7 persen basis pemilih yang beragama Kristen Protestan dan Katolik. Sedangkan tak ada pemilih Kristen Protestan dan Katolik di Agus-Sylvi dan Anies-Sandi.

Dalam pemilih berbasis kesukuan, Ahok-Djarot menang telak di pemilih etnis Cina sebanyak 71,4 persen. Agus-Sylviana 0 persen, dan hanya 7,4 persen yang mendukung Anies-Sandi dari kalangan etnis Cina.

Ahok juga menang dari pemilih beretnis Batak. Ahok-Djarot sukses meraih 83,7 persen dukungan pemilih beretnis Batak, sedangkan Agus-Sylviana 0 persen dan hanya 3,3 persen yang mendukung pasangan Anies-Sandi dari pemilih beretnis Batak.

Survei dilakukan pada tanggal 1-9 Oktober 2016 dengan menggunakan multistage random sampling untuk mengambil 810 orang.

Populasi survei adalah seluruh warga negara Indoensia di provinsi DKI Jakarta yang punya hak pilih dalam pemilihan umum pada Februari 2017.

Respon rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 648 atau 80 persen. Sebanyak 648 responden dianalisis. Margien of error sekitar 3,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (icl)

tag: #ahok  #ahokdjarot  #pilkada-jakarta-2017  #survei-smrc  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Minggu, 29 Mar 2026
JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...