Jakarta
Oleh Mandra Pradipta pada hari Selasa, 28 Nov 2017 - 13:22:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Sandi Minta Yayasan Sumber Waras Kembalikan Dana Rp 191 Miliar

30sandi-alfian.jpg
Sandiaga Salahudin Uno (Sumber foto : Alfian Risfil/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno meminta Yayasan Sumber Waras (YKSW) mengembalikan uang kelebihan pembelian lahan sebesar Rp 191 miliar kepada Pemprov DKI.

Menurut Sandi, langkah itu sudah sesuai prosedur hukum, lantaran pembangunan Rumah Sakit Kanker pertama di DKI itu baru bisa dilanjutkan jika posisi hukum lahan jelas.

Apalagi, lanjut dia, hal itu dikuatkan dengan audit temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan pembelian lahan tersebut tidak sesuai dengan NJOP.

"Karena ini di atas nilai yang sudah ditetapkan oleh BPK atau dibatalkan pembeliannya," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Sandiaga menambahkan, jika persoalan tersebut tidak terselesaikan, maka dapat dipastikan Pemprov DKI sulit untuk mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Maka itu, Sandiaga berharap Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) bisa berkoordinasi dengan Pemprov DKI mengenai persoalan tersebut.

Pasalnya, lanjut dia, selama kelebihan pembelian lahan sebesar Rp 191 miliar tidak dikembalikan, maka pihak Pemprov DKI belum bisa menindaklanjuti pembangunan rumah sakit kanker tersebut.

"Sumber Waras itu harus clear permasalahannya, dari segi akuntansinya dan legalnya," tandasnya.(yn)

tag: #rs-sumber-waras  #sandiaga-uno  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...