Jakarta
Oleh Rihad pada hari Selasa, 20 Okt 2020 - 23:41:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Meski Sampah Berserakan, Anies Tidak Salahkan Peserta Demo

tscom_news_photo_1603212100.jpeg
Anies Baswedan (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menyalahkan siapa pun jika wilayah ibu kota kotor dan berantakan usai masyarakat menggelar demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada hari ini, Selasa (20/10). "Tugas kami bukan mengeluh atau menyalahkan siapa pun, tanggung jawab kami adalah memastikan ibu kota ini selalu bersih, setiap hari," tulis Anies dalam akun resminya @aniesbaswedan, Selasa (20/10).

Anies menargetkan pembersihan selesai dalam rentang waktu 6 jam. Dia yakin jajarannya siap melakukan itu karena memang selalu siaga.

"Jajaran selalu siap siaga, komitmen kami sekotor apapun sampah unjuk rasa, Jakarta harus bisa rapi dan bersih kembali dalam waktu kurang dari 6 jam," kata Anies.

Ia mengapresiasi pasukan pelangi yang senantiasa bekerja keras membuat ibu kota tetap bersih dan rapi. Bahkan tetap bekerja saat masyarakat Ibu Kota sudah meninggalkan pekerjaannya di malam hari. "Saat kebanyakan orang sedang dalam perjalanan pulang atau dalam keteduhannya di rumah, saudara-saudara kita jajaran pasukan pelangi sedang berbasah basah membersihkan pascaunjuk rasa," terang Anies.

Dalam akun Instagramnya, Anies membagikan sejumlah foto pasukan pelangi tengah membersihkan fasilitas umum dan jalan-jalan di ibu kota. Mereka membersihkan jalan memakai jas hujan.

Mahasiswa, pelajar dan buruh menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada hari ini. Demo dipusatkan di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat karena tak bisa mencapai dekat Istana Negara.

Demonstrasi juga dilakukan berkenaan dengan kinerja Jokowi-Ma"ruf Amin yang genap setahun menjadi presiden dan wakil presiden.

tag: #anies-baswedan  #demonstrasi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...