Jakarta
Oleh Diyah Kusumawardhani pada hari Minggu, 21 Jun 2015 - 13:53:33 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok Gusur PKL Monas, Namun Gandeng Rekso Group

34Lenggang_jakarta.jpg
Lenggang Jakarta (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Penggusuran paksa pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monas adalah upaya Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) untuk menggandeng PT Sinar Sosro atau Rekso Group untuk mengelola Lenggang Jakarta. Ahok dinilai lebih memihak perusahaan raksasa ketimbang pedagang kecil.

Hal ini seperti disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ali Mahsun kepada TeropongSenayan, Minggu (21/6/2015).

“PKL ini diusir dari kawasan Monas karena kehadiran Lenggang Jakarta yang dikelola oleh PT Sinar Sosro atau Rekso Group. Kondisi ini yang menyebabkan mereka (PKL, red.) kehilangan kesabaran,” katanya. (Lihat:Ketum APKLI: Penyerangan di Monas Adalah Puncak Kemarahan PKL)

Masuknya perusahaan raksasa Rekso Group untuk mengelola Lenggang Jakarta yang diresmikan pada 22 Mei 2015 lalu dianggap Ali sebagai bentuk pencaplokan ekonomi PKL, UKM, dan pencaplokan ekonomi produktif kawasan Monas.

Ali juga menyebutkan, PKL bukannya tidak mau ikut berpartisipasi menempati kios-kios yang disediakan dalam kawasan Lenggang Jakarta, namun lebih karena kapasitasnya tak mencukupi.

“Begini, Lenggang Jakarta itu hanya mampu menampung 329. Sementara PKL di Monas secara keseluruhan ada 1800. Sisanya mau dibawa kemana sama Ahok? Mereka juga rakyat yang mencari makan, sama dengan yang lainnya,” ujarnya. (Lihat: Gusur PKL, Ahok Dianggap Telah Langgar Banyak Peraturan Perundang-undangan) (mnx)

tag: #Jakarta  #Ahok  #PKL Monas serang satpol PP  #Lenggang Jakarta  #Rekso Group  #PT Sinar Sosro  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Oleh Tim Teropong Senayan
pada hari Sabtu, 05 Apr 2025
Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...
Jakarta

Rupiah Terus Melemah: Apa yang Bisa Dilakukan?

Jakarta, 25 Maret 2025-Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami tekanan signifikan. Hari ini, rupiah telah mencapai Rp16.549 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh Rp16.639 di pasar ...