Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 07 Jul 2015 - 20:43:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Agar Jakarta Bebas Pengemis, Jangan Beri Uang Mereka

73djarot1.jpg
Djarot Saeful Hidayat (Sumber foto : eko hilman)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakatan, salah satu cara ampuh untuk menghilangkan pengemis di jalanan Ibu Kota adalah dengan cara tidak menyantuni mereka di jalan.

“Kalau orang Jakarta (kompak) tidak memberi uang kepada pengemis di jalan, maka otomatis tidak akan ada pengemis di Jakarta,” kata Djarot di Balaikota DKI, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Untuk itu, ia meminta kesadaran warga Jakarta dapat menaati Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum).

"Di dalam Perda itu juga diatur bagi warga yang memberikan uang kepada pengemis di jalanan bisa diproses hukum dan dikenai sanksi," ancam Djarot.

Djarot mengatakan, keberadaan pengemis yang marak bermunculan di Ibu Kota khususnya selama bulan Ramadan memiliki koordinator dan manajemen yang kuat.

"Itu bentuk eksploitasi manusia. Untuk itu kita akan tetap menggelar operasi penertiban pengemis," kata mantan Walikota Blitar ini.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santosa menambahkan, pemberian uang kepada pengemis di jalanan melanggar Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang Tibum.

Namun, pihaknya selama ini tidak dapat menangkap para pemberi uang kepada pengemis akibat sedikitnya waktu untuk menangkap si pemberi.

“Sampai saat ini belum ada yang kita tangkap. Tapi kita akan laksanakan pemantauan untuk itu. Karena selama ini, begitu memberikan uang, pemberi langsung pergi,” ungkapnya.(ss)

tag: #pengemis  #bersih  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...