Jakarta
Oleh Bara Ilyasa pada hari Sabtu, 15 Agu 2015 - 09:03:32 WIB
Bagikan Berita ini :

Jurus Jitu Ahok Ketahui Lurah Malas

81AHOK TERIMA DEMONSTRAN 1.jpg
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempunyai cara jitu untuk mengetahui lurah mana yang tidak bekerja maksimal.

"Kita sudah ada sistemnya, makanya saya langsung bisa tahu, lurah mana yang malas dan asal-asalan," kata Ahok di Jakarta, Jumat (14/8/2015).

Cara tersebut dengan menggunakan sistem Jakarta Smart City melalui aplikasi Qlue.

Ahok mencontohkan, dengan aplikasi terse, dirinya bisa memonitor kinerja para lurah dan camat di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat yang dinilai kerjanya kurang memuaskan.

"Nanti kita akan evaluasi. Pecat saja," kata Ahok.

Aplikasi Qlue sendiri merupakan aplikasi berbentuk media sosial dimana para penggunanya bisa menyampaikan berbagai keluhan di lingkungan sekitar. Mulai dari kebersihan, ketertiban umum, kemacetan, fasilitas umum, transportasi, banjir, dan sebagainya.

Setiap keluhan masyarakat itu pun akan diberi simbol warna merah, kuning, dan hijau. Merah merupakan tanda bahwa keluhan belum diproses oleh aparat kelurahan atau kecamatan, kuning merupakan tanda keluhan sedang diproses, sedangkan hijau merupakan tanda bahwa keluhan tersebut sudah selesai dikerjakan.

Tidak hanya itu, pengguna Qlue juga bisa bertukar informasi mulai dari informasi pariwisata hingga kuliner. Uniknya, pengguna Qlue, juga diberi poin dan ranking yang dihitung dari postingan, responsivitas, dan kecepatan dalam mengerjakan keluhan tersebut bagi setiap kelurahan.(yn)

tag: #ahok  #gubernur dki  #aplikasi qlue  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...