Jakarta
Oleh Emka Abdullah pada hari Selasa, 22 Sep 2015 - 10:12:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Ridwan Kamil dan Risma Batu Sandungan Ahok di Pilkada DKI

92ridwan-kamil.jpg
Ridwan Kamil (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Depok Agung Suprio menilai,
Ridwan Kamil (kini Walikota Bandung) dan Tri Rismaharini (Walikota Surabaya) punya potensi untuk mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Jika pada 2017, PDIP mencalonkan Risma untuk bersaing dengan Ahok yang berasal dari independen, maka Risma berpotensi menang," ujar Agung kepada TeropongSenayan di Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Ia mengatakan, kisah Risma bisa meniru Jokowi ketika jadi calon gubernur DKI. Risma dan Jokowi sama-sama walikota pada periode kedua kemudian maju di DKI dan menang.

Agung juga menyebut Ridwan Kamil punya potensi menang karena keduanya punya pengalaman dan populer.

"Tinggal partai mana yang akan mencalonkan Ridwan Kamil," ucapnya.

Namun, tambah Agung, jika Ridwan Kamil dan Risma tidak dicalonkan maka Sandiaga Uno lebih punya peluang untuk menang.

"Peluang Sandiaga lebih besar daripada Adyaksa Dault, Nachrowi Ramli, Triwisaksana, atau Selamat Nurdin. Semuanya belum miliki pengalaman sebagai kepala daerah, tetapi Sandiaga Uno punya kelebihan sebagai figur yang diterima semua kalangan," papar Agung.

Agung juga menilai Sandiaga dapat menjadi penyatu bagi semua oposisi Ahok. Kelemahan Sandiaga, menurut Agung, tidak dikenal oleh rakyat level bawah. Namun demikian masih ada waktu bagi Sandiaga untuk mengenalkan dirinya kepada rakyat bawah di DKI Jakarta.(yn)

tag: #pilkada dki  #ridwan kamil  #risma  #ahok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...