Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 10 Nov 2015 - 23:07:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Prabowo: Pergub Unjuk Rasa Hanya Upaya Ahok Jaga Elektabilitas

19prabowo-dprd-dki.jpg
Prabowo Soenirman (Sumber foto : Alfian Risfil/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wacana Peraturan Gubernur (Pergub) terkait Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum Pada Ruang Terbuka dinilai bermuatan politis.

Pasalnya, Ahok terkesan 'ngotot' setelah sebelumnya Pergub tersebut dicabut karena melanggar Undang-undang. Namun, Ahok merevisi dan membuat Pergub baru.

Anggota Komisi D DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan Pergub tersebut adalah bagian dari upaya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk 'menjaga' elektabilitasnya menuju Pilkada DKI 2017.

Politisi Partai Gerindra ini ‎mengatakan, Ahok memang terkesan memaksakan diri. Karena ketakutan elektabilitasnya menurun menjelang Pilkada DKI 2017.

"Pergub itu karena ketakutan Ahok agar elektabilitasnya tidak turun pada Pilkada DKI 2017," kata Prabowo kepada TeropongSenayan, di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (10/11/2015).‎

Menurut dia, Pergub tersebut merupakan pengekangan model baru untuk membatasi masyarakat, khususnya warga Jakarta dalam menyampaikan pendapat.

Karena itu, Politisi Partai Gerindra ini, menyarankan agar Ahok mencabut Pergub yang menurutnya tidak substantif.

Dia mengingatkan, agar aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak dibatasi. Apalagi hanya dengan alasan mengganggu ketertiban umum.‎

"Macet jangan dikhawatirkan. Saran saya dicabut saja lah," pesan Prabowo.

Sebagaimana diketahui, setelah menuai banyak kritik akhirnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI secara resmi mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 228 tahun 2015 tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum pada Ruang Terbuka. Namun, Pemprov DKI kembali menerbitkan Pergub baru bernomor 232 tahun 2015 dengan tema yang sama. (mnx)

tag: #ahok  #pergub-unjuk-rasa  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...