Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Rabu, 06 Des 2017 - 17:49:21 WIB
Bagikan Berita ini :

Sandi: Ruang Bawah Tanah MRT Harus Berpihak Pada Usaha Kecil

94IMG-20171206-WA054.jpg
Wagub Sandi dalam acara workshop bertema 'Underground Government Study: MRT Jakarta'‎ di ruang Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017) (Sumber foto : Dokumen TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan arahan dalam workshop bertema 'Underground Government Study: MRT Jakarta atau Studi pemerintahan ruang bawah tanah: MRT Jakarta'.

Workshop yang dihadiri oleh pakar akademisi, anggota DPRD, pelaku UMKM dan masyarakat ini dilangsungkan di ruang Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017).

"Yang ada di benak Pak Anies dan saya adalah bagaimana underground ini bisa berpihak pada usaha kecil sehingga penciptaan lapangan kerja itu tinggi. Jadi UMKM, ekonomi kreatif bisa mengisi ruang-ruang bawah tanah," tegas Sandi.

Ruang bawah tanah MRT, menurut Sandi, harus dimanfaatkan tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi tapi juga aspek sosial. Wagub berharap ruang bawah MRT nantinya akan menjadi ruang berinteraksi untuk menyatukan warga Jakarta.

"Juga bagaimana integrasi dengan moda transportasi yg lain. Dan juga ada konsep TOD. How we create Transit Oriented Development. Kita ingin mendorong agar pemilik pemilik gedung (kantor) agar terintegrasi (dengan MRT)," tuturnya.

Selain aspek ekonomi dan sosial, Sandi juga menegaskan pentingnya aspek kesehatan dalam pemanfaatan ruang bawah tanah.

Ia menyebut, harus ada langkah antisipatif terkait masalah kesehatan yang bisa terjadi di ruang bawah tanah seperti kontaminasi udara. (icl)

tag: #dki-jakarta  #sandiaga-uno  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...