Opini
Oleh Aliyudin pada hari Sabtu, 28 Mar 2015 - 12:07:18 WIB
Bagikan Berita ini :

ISIS Desak Polri Segera Tahan Denny Indrayana

67Denny Indrayana.jpg
Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana (Sumber foto : eko s hilman/teropongsenayan.com)

JAKARTTA (TEROPONGSENAYAN) - Insitute for Strategic and Indonesian Studies (ISIS) mendesak Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri segera menahan Denny Indrayana, tersangka korupsi program paspor elektronik.

"Denny harus diperlakukan setara dengan para aktivis atau rakyat Indonesia lainnya dalam proses hukum di polisi. Jangan ada pilih kasih, tebang pilih. Semua harus diperlakukan sama di mata hukum," kata Pendiri dan Pembina ISIS FX Arief Poyuono melalui keterangan tertulis yang diterima TeropongSenayan di Jakarta, Sabtu (28/3/2015).

Menurut Arief, Bareskrim Polri tidak perlu ragu menahan Denny karena tidak mempunyai dampak negatif apapun. Sebaliknya, malah polisi semakin mendapat dukungan masyarakat luas, karena ternyata polisi tidak pilih kasih dalam menerapkan hukum.

Bila Deny tidak puas dengan penetapan tersangka dan penahanan yang dilakukan penyidik Bareskrim Polri, Denny Indrayana bisa mengajukan gugatan praperadilan kepada Bareskrim Polri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (al)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #Denny Indrayana  #korupsi paspor elektronik  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Dracin, Drakor, hingga Drama AI, Mengapa Kita Senang Larut dalam Cerita?

Oleh Kurniati Putri Haeirina, M.I.Kom. (Dosen Program Studi Ilmu KomunikasiUniversitas Bakrie)
pada hari Minggu, 30 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Beberapa tahun terakhir, pilihan tontonan kita semakin variarif. Drama Korea sudah lama memiliki penonton setia. Potongan drama China atau dracin makin mudah ditemukan di ...
Opini

SIAPA BOTOK? Dari Warung Kerang di Kaliampo, Aktivisme Jalanan, hingga Membawa Aspirasi Pati ke Gedung DPR

Nama Supriyono mungkin belum banyak dikenal di luar Kabupaten Pati. Namun, nama panggilannya, Botok, dalam dua tahun terakhir semakin sering muncul dalam pemberitaan dan percakapan publik. Ia ...