Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Selasa, 11 Agu 2015 - 14:53:21 WIB
Bagikan Berita ini :
Kasus Taman BMW

Mantan Jaksa Pemeriksa Tuding Agung Podomoro Ingkar Urus Sertifikat

96IMG_20150803_113606_1439252463600_1439278853445.jpg
Peta Lokasi Lahan Taman BMW, Sunter, Jakarta Utara (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Lahan Taman BMW (Bersih, Manusiawi dan Wibawa) masih menyisakan sengketa yang bekepanjangan. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta belum juga menguasai sertifikat lahan yang diserahkan para pengembang yang diwakili PT Agung Podomoro.

Bahkan, menurut TS Limbong, mantan Jaksa yang memeriksa kasus lahan Taman BMW, pengembang tersebut tak benar-benar mengurus sertifikat lahan taman BMW. Lebih mengherankan belakangan justru Pemprov DKI Jakarta yang mengurus surat sertifikatnya.

"Jadi isi Berita Acara Serah Terima (BAST) tahun 2007 itu nol besar," ujar TS Limbong di Jakarta, pekan lalu. Limbong membeberkan kasus yang pernah ditanganinya itu kepada para tokoh. Dia menegaskan ada indikasi korupsi yang kuat dalam kasus lahan Taman BMW ini.

Menurut Limbong, sesuai BAST, seharusnya PT Agung Podomoro menyelesaikan sertifikat tanah yang diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta setahun setelah penandatanganan. Artinya karena BAST ditekan 2007, maka seharusnya 2008 sertifikat wajib diserahkan.

Namun ternyata kewajiban mengurus sertifikat itu tak dilaksanakan. Bahkan meski pada 2009, Sekda Pemprov DKI Jakarta yang dijabat Muhayat melayangkan teguran dan memberikan batas waktu penyerahan sertifikat 8 Juni 2009, belum juga dipenuhi pengembang.

Hingga kini, lahan yang sedianya diperuntukan stadion sepakbola pengganti stadion Lebakbulus ini masih dalam sengketa. Pasalnya, ada ahli waris yang mengklaim pemilik lahan Tanam BMW itu. Limbong mengungkapkan pihak pengadilan telah memenangkan ahli waris tersebut.(ris)

tag: #taman bmw  #prijanto  #agung podomoro  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Rupiah Terus Melemah: Apa yang Bisa Dilakukan?

Oleh Anthony Budiawan
pada hari Selasa, 25 Mar 2025
Jakarta, 25 Maret 2025-Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami tekanan signifikan. Hari ini, rupiah telah mencapai Rp16.549 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh Rp16.639 di pasar ...
Jakarta

Peran ICC dalam Menegakkan Keadilan atas Dugaan Pelanggaran HAM

International Criminal Court (ICC) yang berbasis di Den Haag merupakan lembaga peradilan independen yang memiliki yurisdiksi atas kejahatan serius seperti kejahatan perang, kejahatan terhadap ...