Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Sabtu, 22 Agu 2015 - 11:55:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Disebut Pengecut Jawaban Ahok: Dia Goblok Gak Bisa Bedain PIK dan Pluit

54ahok tunjuk kepala.jpg
Ahok (Sumber foto : Eko Hilman)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak terima disebut pengecut dan tidak berperikemanusaan oleh sejarawan JJ Rizal.

Dengan gaya khasnya, Ahok bahkan langsung menyerang balik JJ Rizal. "Dia goblok, isu itu tuh adanya di Pantai Indah Kapuk (PIK). Dia nggak bisa bedain PIK dan Pluit," cetus Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (21/8/2015) malam.

Menurut Ahok, kawasan yang termasuk hutan bakau dan resapan air adalah Pantai Indah Kapuk (PIK), bukan wilayah rumahnya sebagaimana tuduhan JJ Rizal.

Ia menjelaskan wilayah perumahannya bukanlah daerah resapan air. Hal ini terbukti dengan dibangunnya pelabuhan yang berada dalam kawasan sama dengan perumahannya.

"Yang punya saya, Muara Angke Muara Baru. Kalau gitu (disebut resapan air) Pelabuhan Zam-zaman kena juga dong. Makanya dia nggak ngerti," jelas Ahok.

Tak hanya itu, Ahok juga minta JJ Rizal belajar tentang sejarah Ibu Kota Jakarta, khususnya di wilayah pesisir utara Jakarta.

"Kalau mau nanya Pluit tanya gue biar agak pintar. Kasihan kalau terlalu goblok," kata Ahok berseloroh.

Sebelumnya, sejarawan asli Betawi, JJ Rizal menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pengecut dan tak berprikemanusiaan, membabibuta terhadap warga miskin di Kampung Pulo.

Melalui akun twitternya dia menyebut rumah Ahok di Pantai Mutiara Indah Pluit, Jakarta Utara juga berdiri di daerah resapan air dan jalur hijau sama persis dengan lahan Kampung Pulo yang layak digusur. ‎(ss)

tag: #goblok  #ahok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...