Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Senin, 07 Des 2015 - 12:48:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Sebanyak 1600 Trayek Metro Mini Dicabut Ahok

94ahok.jpg
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Sebanyak 1600 trayek bus Metro Mini dicabut oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok). Hal ini dikarenakan sebanyak 3000 armadanya tak layak pakai.

"Lebih baik Jakarta enggak usah punya bus," kata Ahok di Balai Kota, Senin (7/12/2015).

Sebelumnya, Ahok telah menawarkan kepada sopir bus Metro Mini untuk bergabung dengan manajemen Transjakarta. Ahok bahkan menjanjikan sistem rupiah per kilometer. Namun mereka tak bersedia.

Ahok menduga ada keterlibatan orang dalam yang melenggangkan Metro Mini tak layak pakai tetap beroperasi.

"Sopir enggak ada, SIM nembak, orang di lapangan dan Dishub juga dapat setoran. Ini memang semua ini satu set," kata Ahok.

Akibat pencabutan trayek ini, Pemprov DKI digugat pihak Metro Mini.

"Benar, kami telah mencabut 1.600 trayek, dan saat ini kami sedang menghadapi gugatan dari Metro Mini," kata Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansah. (mnx)

tag: #ahok  #alat-transportasi-kota  #balai-kota  #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Rupiah Terus Melemah: Apa yang Bisa Dilakukan?

Oleh Anthony Budiawan
pada hari Selasa, 25 Mar 2025
Jakarta, 25 Maret 2025-Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami tekanan signifikan. Hari ini, rupiah telah mencapai Rp16.549 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh Rp16.639 di pasar ...
Jakarta

Peran ICC dalam Menegakkan Keadilan atas Dugaan Pelanggaran HAM

International Criminal Court (ICC) yang berbasis di Den Haag merupakan lembaga peradilan independen yang memiliki yurisdiksi atas kejahatan serius seperti kejahatan perang, kejahatan terhadap ...